Setiap kali bus memasuki Terminal Kupang, pandangan pertama selalu jatuh pada huruf-huruf besar yang kokoh berdiri Kupang Kota Kasih. Di bawahnya tersusun
Tag: Fakultas Filsafat
Curhatan Hati Seorang Anak Pedalaman
Nama saya Rian, Saya lahir dan dibesarkan di daerah yang jauh dari keramaian, sebuah pedalaman yang terletak di pelosok, jauh dari keramaian
KUHP Baru: Ketika Indonesia Memilih Mundur ke Abad Pertengahan
Oleh: Matheus Tnopo Negara Hukum atau Negara Moral? Dilema Indonesia Pasca-Pengesahan KUHP 2022 Pengesahan KUHP baru pada Desember 2022 yang akan berlaku
Rasionalitas Hukum, Absurdnya Realitas
Oleh: Rikardus Undat Hukum sering dirayakan sebagai benteng keadilan. Kita percaya bahwa setiap aturan dibuat dengan pertimbangan matang demi melindungi masyarakat. Namun,
Jagalah Alam dengan Cinta
Ada bencana datang tanpa janji, air naik, tanah retak, api merambat pelan. Pemerintah seharusnya hadir sebelum tangis, bukan baru sibuk setelah korban
Aborsi dan Kontradiksi Moral: Pertautan Antara Kebebasan dan Kodrat Manusia
Oleh: Leonardo Alessandro Lako Dhei Aborsi merupakan salah satu fonomena yang sering terjadi di kalangan Masyarakat, tak jarang anak remaja dari SMP
Sumatera dan Paradoks Negara Hukum: Ketika Regulasi Tidak Menyelamatkan Alam
Oleh: Gilbert Bartolomeus Satria Mnir Bencana ekologis yang berulang kali terjadi di Sumatera seperti kebakaran hutan, banjir bandang, longsor, hingga kabut asap
Banjir dan Longsor Sumatera: Krisis Ekologi sebagai Cermin Kegagalan Etika Lingkungan
Oleh: Fridolin Denri Bria Air yang meluap dan tanah yang runtuh bukan sekadar peristiwa alam; ia adalah bahasa sunyi yang dipakai bumi
Kebenaran di Tengah Hiruk-Pikuk Viralitas: Refleksi Agustinus di Era Media Sosial
Oleh: Aprianto Y. Nome Di era digital dewasa ini, manusia semakin mudah mengakses informasi melalui internet dan media sosial. Beragam kabar, gambar,
Habis Hutan Terbitlah Bencana
Oleh: Kristianus Theodorus Kolo Banjir bandang yang menerjang sumatera dan aceh sungguh membuat kita terhenyak. Tangisan menderu dan pecah dari Sabang sampai
Matinya Rasionalitas Homo Faber: Refleksi atas Bencana Sumatera
Oleh: Hyerond Ndaing Perkembangan peradaban dewasa ini menuntut manusia untuk mencari sumber alam yang menopang kehidupannya. Sebagai manusia yang bekerja atau homo
- Sebelumnya
- 1
- …
- 13
- 14
- 15
- …
- 22
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.











