Oleh: Handri Ediktus, CMF Setiap tahun, umat Kristiani memasuki masa Prapaskah sebagai perjalanan rohani yang khas: masa tobat, doa, puasa, dan amal
Tag: Unwira Kupang
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNWIRA Kupang Berpartisipasi Tingkatkan Pelayanan Pengunjung di Museum NTT
RADARNTT, Kupang – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang turut berpartisipasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengunjung
Di Mana Tuhan Saat Bom Jatuh? Membaca Perang Israel–Iran dengan Kaca Mata Epicurianisme
Oleh: Matheus Tnopo Perang selalu membawa satu pertanyaan tua yang terus menghantui nurani manusia: di manakah Tuhan ketika manusia saling membunuh? Pertanyaan
Kepala Museum NTT Apresiasi Kontribusi Mahasiswa KKL Ilmu Komunikasi UNWIRA Kupang
RADARNTT, Kupang – Kepala Museum Nusa Tenggara Timur (NTT), Meffiboset E.I. Bollu Eoh mengapresiasi kontribusi mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Program Studi
Manusia dalam Bayang-Bayang Mesin: Krisis Jati Diri di Era Efisiensi
Oleh: Jemianus Rubu Manusia dewasa ini kian melebur dan semakin menggila dalam mekanisme kehidupan modern yang menuntut kuantitas sekaligus kualitas secara bersamaan.
Ketergantungan Generasi Z dan Alpha di NTT pada HP sebagai Manifestasi Manusia Satu Dimensi dalam Masyarakat Digital
Oleh: Pieter W.M. Naikofi Di era modern ini, dapat kita saksikan bersama suatu fenomena sosial baru. Di berbagai ruang publik seperti sekolah,
Lunaknya Tabir Suci
Dulu kain sutra menyelimuti jiwa.Aurat tersembunyi bagai embun pagi.Kini angin meniup tabir yang rapuhtubuh suci telanjang di mata dunia. Bahu terbuka, paha
Merawat Hidup di Tengah Absurditas: Refleksi Tragedi Ngada
Oleh: Theodorus Charel Baz Belenggu yang berakar dari persoalan privat menuju ketiadaan menandai lahirnya fenomena bunuh diri. Siapa tak sangka, kehidupan di
Refleksi Kritis Atas Cinta dan Kebenaran: Ujian Demokrasi di Nusa Tenggara Timur
Oleh: Matheus Tnopo Demokrasi pada dasarnya lahir dari dua kekuatan moral yang mendalam: cinta dan kebenaran. Cinta mendorong manusia untuk keluar dari
Keindahan Abadi Tari “Tea Eku”: Warisan Budaya Nagekeo yang Menyentuh Jiwa
Oleh: Kornelius Jansen Jago Tari Tea Eku, sebuah permata budaya dari Kabupaten Nagekeo di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, bukan sekadar rangkaian
Ibuku Bisu
Di sudut taman kota, ibu duduk termangu.Entah kagum atau bungkam dengan panoramaruang yang terlampau lapang. Semesta direkayasadengan aneka rasa dan juga cita
- 1
- 2
- …
- 16
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.









