Dugaan penghilangan nyawa dua orang debt collector asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kalibata, Jakarta, dengan keterlibatan enam oknum anggota Kepolisian Republik
33 Tahun Tsunami Flores: Ingatan, Pembelajaran dan Tanggung Jawab Negara
33 tahun telah berlalu sejak gempa bumi dan tsunami besar melanda Flores pada 12 Desember 1992. Meski waktu terus berjalan, peristiwa itu
Kalau Tidak Ada Makanan, Kirimkan Kami Kain Kafan
Delapan hari terkurung longsor bukan hanya soal waktu—itu adalah delapan hari menunggu di antara hidup dan mati. Di Linge, Aceh Tengah, warga
Bencana dan Panggung Pencitraan
Bencana yang terjadi di Sumatera beberapa waktu terakhir menimbulkan duka yang dalam. Banyak keluarga kehilangan rumah, pekerjaan, dan bahkan orang-orang yang mereka
Tragedi Bencana Sumatera: Rakyat Tenggelam dan Jakarta Cuci Tangan
Gelombang banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat sejak akhir November telah meninggalkan jejak luka yang dalam: ratusan
Ormas Keagamaan dan Konsesi Tambang
Indonesia kembali diguncang polemik kebijakan yang membuka akses pertambangan untuk organisasi kemasyarakatan atau Ormas Keagamaan. Presiden Joko Widodo telah mengizinkan Ormas Keagamaan
Perumda Air Minum Membuka Keran Harapan Tuntaskan Krisis
Kota Kupang dengan jumlah penduduk sebanyak 405.949 jiwa pada pertengahan tahun 2025 selalu menghadapi persoalan mendasar yang terus berulang: keterbatasan akses air minum layak
Bandara Tanpa Negara: Ujian Serius atas Kedaulatan Republik
Pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin dalam kunjungan kerjanya ke Morowali mengguncang ruang publik nasional. Ia menegaskan bahwa ada sebuah bandara—di kawasan
Mengajar di Zaman yang Gelisah
Hari Guru selalu membawa kita pada satu pertanyaan yang tidak pernah kehilangan relevansi: bagaimana memuliakan profesi guru di tengah dunia yang terus
Legalisasi Miras Lokal dan Pajak: Antara Rasionalitas Kebijakan dan Tanggung Jawab Publik
Perdebatan tentang kemungkinan legalisasi minuman beralkohol lokal dan penarikan pajaknya kembali mencuat seiring meningkatnya perhatian publik terhadap peredaran minuman tradisional yang selama
KUHAP Baru dan Kewenangan Polisi: Reformasi yang Berjalan Mundur
Pengesahan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru semestinya menjadi tonggak penting reformasi hukum pidana Indonesia setelah empat puluh tahun memakai aturan
- Sebelumnya
- 1
- …
- 4
- 5
- 6
- …
- 19
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.










