Oleh: Gregorius Sahdan Dalam beberapa tahun terakhir, ruang publik Indonesia dipenuhi kebisingan politik, polarisasi, dan ledakan informasi yang sulit dibedakan antara fakta
Tag: Literasi
Pertambangan—Antara Kebutuhan Ekonomi dan Luka Ekologis di Bangka Belitung
Oleh: Laura Enggiyani Bangka Belitung adalah salah satu wilayah di Indonesia yang tubuhnya telah lama digali, dibalik, dan dibongkar semuanya demi timah. Sejak
Ketika Keadilan Dijual: Mengapa Koruptor Dihukum Ringan
Oleh: Matheus Tnopo Indonesia hari ini berada dalam paradoks hukum yang mengkhawatirkan. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, divonis hanya 5
Generasi Muda Putus Sekolah Demi Tambang Ilegal: Siapa Bertanggung Jawab?
Oleh: Ritas Susilla Amelia Bangka Belitung seharusnya terkenal dengan lada berkualitas tinggi sejak dahulu. Tapi kenyataannya sekarang pulau ini lebih dikenal dengan
Penguasa dan “Post Power Syndrome”
Oleh: Alim Witjaksono Para psikiater di Rumah Sakit Jiwa seumumnya mendiagnosa penderita skizofrenia melalui fitur-fitur kebahasaan. Bagi mereka, bahasa merupakan alat utama resepsi
Ibu Pertiwi dan Krisis Moral Lingkungan
Oleh: Rikardus Undat Bencana alam yang berulang diberbagai wilayah Indonesia menunjukkan bahwa relasi manusia dengan alam tengah berada pada titik paling rapuh.
Mencari Kuburan yang Hilang
Pak Majid berdiri di depan gerbang pemakaman umum, seakan menunggu seseorang yang akan datang. Dia melangkah dari rumahnya sejak pukul 07.30, melewati
Pentingkah Pendidikan Moral bagi Pembinaan Calon Imam?
Oleh: Didimus Jefrianus Wungo Hidup selibat bukanlah sekedar berproses dalam dunia intelektual atau keterampilan dalam berpastoral, melainkan juga proses untuk membentuk pribadi
Mahasiswa IFTK Ledalero Juara 1 Lomba Video Konten Literasi
RADARNTT, Maumere – Mahasiswa semester tujuh Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero Maumere, Hilarius Joy Kaku berhasil meraih juara 1 dalam
Menata Ulang Keadilan: Tantangan Penegakan Hukum di Era Ketidakpercayaan Publik
Oleh: Fladimir Sie “Semua orang sama di hadapan hukum.” Kalimat itu sering kita dengar dalam pidato resmi atau pembukaan peraturan perundangan. Namun,
Meraba-raba Sudah Tanda Sayang?
Di senyap gang malam yang belum layak dipercaya, dua anak muda sibuk mencari makna dewasa. Tangan yang gelisah berlagak tahu arah, padahal
- Sebelumnya
- 1
- …
- 69
- 70
- 71
- …
- 163
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.











