Jakarta Terbakar dan Tuhan Menutup Mata

oleh -339 Dilihat
INDONESIA - MAY 14: Riots In Jakarta On May 14th, 1998 In Jakarta,Indonesia (Photo by Patrick AVENTURIER/Gamma-Rapho via Getty Images)
banner 468x60

Api menjilat etalase seperti lidah serigala yang lapar emas.

Jakarta berubah menjadi kitab hangus yang dibaca angin dengan suara gemetar.

Di jalan-jalan, ban-ban terbakar seperti matahari kecil yang dikutuk asap.

Dan langit menggantung rendah, hitam seperti paru-paru para buruh.

Perempuan-perempuan berlari membawa bayi dan kenangan.

Kaca-kaca pecah seperti doa yang dilempar dari mulut kelaparan.

Di sudut kota, seorang lelaki mencium televisi rusak seperti mencium makam ayahnya.

Sementara toko-toko roboh pelan, seperti gajah tua yang kehabisan hutan.

Jakarta menjadi hutan tanpa burung.

Gedung-gedung menari dengan tulang api di jendela mereka.

Orang-orang menjarah beras, mie instan, dan rasa takut.

Seolah perut lebih suci daripada kitab-kitab hukum.

Di atas semuanya, langit diam.

Terlalu banyak asap memasuki tenggorokan malaikat.

Dan Tuhan—barangkali—sedang memalingkan wajah-Nya sebentar, agar manusia melihat sendiri rupa haus yang dipeliharanya berabad-abad.

(terinspirasi Kerusuhan Mei 1998)

Oleh: Fileski Walidha Tanjung

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.