Simon Petrus dan Andreas

oleh -1767 Dilihat
banner 468x60

Simon Petrus mempunyai nama asli Simon, Petrus merupakan tambahan yang diberikan oleh Tuhan Yesus. Murid Yesus yang pertama ini lahir di Betsaida dengan nama ayahnya Yoha atau Yunus.

Perjumpaan dengan Tuhan Yesus terjadi ketika Simon Petrus bekerja sebagai nelayan di Kapernaum. Akhirnya banyak hal yang harus ditinggalkan oleh Simon Petrus untuk mengikuti Yesus seperti, orang tua, saudara, mertua yang sakit, hingga pekerjaanya.

Simon Petrus mempunyai ciri khas tersendiri dalam berbicara dan bertindak, sebab dia tidak pernah meniru gaya dan kepribadian orang lain. Adapun berbagai hal yang telah dikerjakan olehnya dan terdapat dalam Alkitab, sebagai berikut:

  • Mau mencoba dan sedikit berhasil ketika berjalan di atas air untuk melihat Tuhan Yesus;
  • Mendirikan tiga kemah di atas Gunung ketika Tuhan Yesus dimuliakan di atas gunung sebagai tempat tinggal untuk Yesus, Musa, Elia dan dirinya sendiri;
  • Tetap berani membela Tuhan Yesus, dan memotong salah satu prajurit bernama Malkhus yang telah menangkap Tuhan Yesus di Getsemani;
  • Tidak membiarkan Tuhan Yesus membasuh kakinya sendiri;
  • Berani masuk ke dalam kuburan Yesus, ketika Yohanes tampak ragu-ragu;
  • Menjadi wakil para murid untuk berkhotbah kepada orang-orang di Yerusalem;
  • Menjadi salah satu pemimpin Gereja Mula-mula hingga perkembangan dan pertumbuhan jemaat.

Bahkan, Simon Petrus tetap menjadi pelayan Tuhan Yesus hingga akhir hidupnya. Pada sekitar tahun 64-67 M, ia menjadi martir dan disalibkan oleh Kaisar Nero di Roma.

Andreas adalah saudara kandung dari Simon Petrus yang juga berasal dari Betsaida. Sebelum menjadi murid Yesus, Andreas merupakan murid dari Yohanes Pembaptis.

Sama seperti Simon Petrus, Andreas juga termasuk murid yang dipanggil pertama oleh Tuhan Yesus. Setelah ia bertemu dengan Yesus, lalu Andreas langsung memberitakan kepada banyak orang mengenai siapa Yesus dan membawa kepada-Nya.

Berikut merupakan beberapa hal yang telah dikerjakan oleh Andreas setelah bertemu dengan Tuhan Yesus:

  • Membawa banyak orang Yunani kepada Yesus;
  • Mengajak seorang anak laki-laki yang membawa ikan dan roti kepada Yesus (untuk memberikan makan 5000 orang lebih);
  • Sangat setia kepada Yesus, bahkan Andreas menjadi Kristen pertama yang membawa banyak orang untuk bertemu Yesus.
  • Andreas memberikan Injil sampai ke Rusia Selatan dan Semenanjung Balkan.

Dalam akhir hidupnya, Andreas disalibkan di Akhaya, Patras, Yunani. (Kompilasi berbagai sumber)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.