Polisi Harus Usut Penyebab Kematian Adrianus Daud Hanapehe di Lokasi Pengerjaan Proyek Jalan Negara di Alor

oleh -3801 Dilihat
Jenazah Adrianus Daud Hanapehe di Rumah Duka
banner 468x60

RADARNTT, Kalabahi – Kepolisian Resort (Polres) Alor harus segera mengusut tuntas kasus kematian Adrianus Daud Hanapehe (26) di Lokasi Pengerjaan Proyek Jalan Negara di Watatuku Kelurahan Welai Timur Kabupaten Alor. Apakah murni kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) atau ada kesalahan prosedur pelaksanaan proyek pembangunan jalan.

Demikian tegas Deni Padabang pada Minggu (13/7/2025) malam di Kalabahi di sela pengurusan jenazah korban.

“Sebagai keluarga korban kecelakaan yang merenggut nyawa saudara Adrianus Daud Hanapehe kami minta kepolisian Polres Alor segera menyelidiki kasus ini untuk mengungkap penyebab utama kecelakaan apakah murni kelalaian lalulintas atau ada kesalahan prosedur pengerjaan proyek,” tegas Deni Padabang.

Menurutnya, pengerjaan proyek jalan negara di Watatuku diduga menyalahi prosedur yang mengakibatkan Lakalantas hingga merenggut nyawa Adrianus Daud Hanapehe warga Mali Kelurahan Kabola.

Sekitar pukul 21.00 Sabtu, 12 Juli 2025 korban melintas di ruas jalan tersebut dan menabrak mobil Asphalt finisher yang sedang beroperasi meratakan pengaspalan jalan.

Deni Padabang menduga minimnya penerangan jalan dan penanda arah serta petugas di lokasi proyek yang mengawasi dan mengarahkan setiap pengguna jalan karena pengerjaan dilaksanakan pada malam hari.

“Saya menduga ada kelalaian prosedur pelaksanaan pekerjaan proyek karena kekurangan penerangan rambu jalan dan pengawas yang mengarahkan pengguna jalan,” tandas Anggota DPRD Kabupaten Alor.

Untuk itu, Deni Padabang meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas penyebab Lakalantas yang merenggut nyawa Adrianus Daud Hanapehe.

Awak media masih berupaya menghubungi Kasatlantas Polres Alor namun belum ada respon terkait penanganan kasus Lakalantas.

Diketahui jenazah almahum Adrianus Daud Hanapehe telah dikebumikan pada Senin, 14 Juli 2025. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.