RADARNTT, Kupang – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Kupang dibawah kepemimpinan Isidorus Lilijawa terus gencar memperluas cakupan pelayanan ke kawasan permukiman baru.
Pada Jumat, 21 November 2025, Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, memimpin langsung kunjungan kerja ke kantor PT Anugerah Timor Pratama (ATP) di Kuanino. Kunjungan tersebut bertujuan untuk menjajaki kerja sama pengelolaan jaringan air minum di dua perumahan yang dikembangkan PT ATP, yakni di Kolhua, Fatukoa dan Sikumana.
Rombongan Perumda diterima Direktur PT ATP, Bobby Famdale, yang menyambut baik rencana kemitraan tersebut. Bobby menyatakan kesiapan perusahaan menyerahkan pengelolaan jaringan air minum sebanyak 330 unit rumah kepada Perumda agar pelayanan kepada warga dapat dikelola secara profesional dan terintegrasi dengan sistem layanan air minum Kota Kupang.
Dalam pertemuan itu, Dirut Perumda Air Minum, Isidorus Lilijawa, menegaskan bahwa Perumda berkomitmen memperluas cakupan layanan air minum layak ke wilayah permukiman baru.
“Kami siap menerima penyerahan jaringan dari PT ATP. Prinsip kami jelas: setiap warga kota berhak mendapatkan air minum yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan. Karena itu, kerja sama seperti ini sangat penting untuk masa depan layanan air minum di Kota Kupang,” ujar Lilijawa.
Tim teknis Perumda, lanjutnya, termasuk Kabag Hubungan Langganan, Ferdi Jeremias, kini sedang mempersiapkan pemetaan jaringan, pengecekan fisik instalasi, serta penyusunan dokumen serah-terima.
“Kami targetkan semua proses teknis bisa tuntas sebelum Januari 2026, sehingga layanan bisa berjalan tanpa jeda,” tambah Lilijawa, menegaskan kesiapan internal Perumda.
Rencana ekspansi ini berada dalam koridor kebijakan peningkatan layanan dasar air minum di Kota Kupang. Data PDAM Kota Kupang, jumlah cakupan layanan tercatat hanya sebanyak 12.521 Sambungan Rumah (SR), namun yang aktif kurang lebih sebanyak 10.124 seluruh Kota Kupang, maka layanan jaringan perpipaan masih harus diperluas untuk mengejar target pelayanan dasar nasional. Kawasan Kolhua, Fatukoa dan Sikumana, menurut data Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Kupang, termasuk zona pengembangan prioritas dengan pertumbuhan permukiman paling cepat di pinggiran kota.
Dalam kunjungan tersebut, Direktur Isidorus Lilijawa juga menyoroti satu persoalan penting, yaitu akses jalan menuju perumahan Fatukoa. Kondisi jalan yang masih terbatas dapat menghambat mobilitas teknisi dan proses instalasi jaringan.
“Kami akan segera menyampaikan kebutuhan peningkatan akses jalan ini kepada Pemerintah Kota Kupang, karena infrastruktur pendukung menjadi kunci kelancaran layanan air minum,” ujarnya.
Perumda Air Minum Kota Kupang berharap kemitraan dengan PT ATP dapat menjadi model kolaborasi ideal antara penyedia layanan publik dan pengembang perumahan. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, maka 330 keluarga di tiga perumahan tersebut diproyeksikan mulai menikmati layanan air minum standar Perumda pada awal tahun 2026. Kesepakatan ini sekaligus menandai langkah strategis Perumda dalam memperkuat pelayanan dasar dan mendukung perkembangan kawasan permukiman baru di Kota Kupang.
Direktur PT ATP, Bobby Famdale, menyatakan menerima tawaran kerja sama dan mendorong Perumda Air Minum Kota Kupang untuk melayani 330 unit rumah di tiga lokasi yaitu Kolhua, Fatukoa dan Sikumana.
“Betul total semua ada 330 unit rumah di tiga lokasi Kolhua, Fatukoa dan Sikumana yang akan kita serahkan pengelolaan air minum ke PDAM Kota Kupang,” ujar Famdale. (TIM/RN)







