Di bawah langit kelabu, darah mengalir memenuhi reruntuhan Menjadi bukti kekejaman dan penyiksaan Air mata, rasa sakit dan luka adalah teman
“Pertransiit Benefaciendo”
Mendung gelayuti pertiwiDan duka menghampiri nubariGembala nan agung berpulangSetelah jauh jalannyaSejauh ikrar batinya;Berkeliling sambil berbuat baikPertrasiit Benefaciendo. Teguh, tegar dan tegasCerdas tetapi
Waktu Melaju Tak Pernah Menunggu
Puisi Lebaran Aku adalah detik yang terus berlari,menghitung nafasmu satu per satu,mencatat doamu yang lirih di sepertiga malam,menunggu di persimpangan takdir.Detik-detik menuju
Parlemen Sunyi Riuh di Jalanan
Di dalam gedung, para wakil rakyat duduk,tapi yang bicara adalah angka dalam rekening.Mereka berdebat tentang masa depan,tapi masa depan sudah digadaikan sejak
Epilog Negeri Karang Kadempel
Di negeri Karang Kadempel, angin adalah juru bicara,membawa kabar dari utara ke selatan,tentang Bagong, si anak bungsu yang kini duduk di singgasana.Ia
Menunggu Ibu Pulang Kerja
Ibu selalu bergegas pagi-pagi butaKami pun acapkali terburu-buruTersedak air pun tak sempat mengunyahLalu kami berangkat pagi-pagiDi sekolah hanya ada tukang kebunKami pulang
Tanggul yang Lelah
Aku adalah penjaga yang kelelahan.Di dadaku retak-retak mulai tumbuh,sarang rayap dari kebodohan manusia.Aku menahan gemuruh air yang murka,menjaga mereka yang lupa daratan,mereka
Sungai yang Tersesat
Aku pernah menjadi sungai besar,mengalir deras seperti urat nadi bumi,tapi aku tersesat,di lorong-lorong beton,di sempitnya belukar pemukiman,di dada yang sesak tanpa oksigen.Aku
Mengapa Kita Menulis untuk Kritik
Kita menulis, bukan untuk mencaci,Tapi untuk menyulut cahaya di tengah gelap, Di balik tirai janji-janji tinggi,Ada luka yang butuh suara mengungkap. Kita
Seniman dan Mantan Istrinya
Aku melihatmu berdiri, manatapmu dari jeruji besi ini Kulihat kau tersenyum meski aku tak mengerti, senyum bermakna apa Kau tertawa sendiri meski
Puisi Untukmu Sayangku
Semoga Juli benar-benar menjadi pembuka untuk menutup kisah kita yang semakin memudar. Dan atas itu, perkenankan aku menulis tentang kita sekali lagi.
- Sebelumnya
- 1
- …
- 14
- 15
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.











