Waktu Melaju Tak Pernah Menunggu

oleh -582 Dilihat
Realistic classic dark and white round wall clock, isolated on black background. selective focus.
banner 468x60

Puisi Lebaran

Aku adalah detik yang terus berlari,
menghitung nafasmu satu per satu,
mencatat doamu yang lirih di sepertiga malam,
menunggu di persimpangan takdir.
Detik-detik menuju hari raya,
memandang langit dengan harap yang gemetar
“Semoga tahun depan aku bisa sampai di sana lagi,
semoga ada takbir yang masih bisa kudengar,
semoga ada peluk yang masih bisa kurasa.”
Tapi waktu, tidak bisa menjanjikan apa pun.
Aku hanya berputar,
mengantarkanmu dari pagi ke petang,
dari doa ke realita,
dari sekarang ke nanti
yang mungkin tak pernah ada lagi.
Berdoalah, bersujudlah, berbuatlah,
karena tahun depan masih menjadi rahasia,
dan waktu tak pernah berjanji
untuk menunggumu sampai di sana.

April 2025

Oleh: Fileski Walidha Tanjung

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.