Mendung gelayuti pertiwi
Dan duka menghampiri nubari
Gembala nan agung berpulang
Setelah jauh jalannya
Sejauh ikrar batinya;
Berkeliling sambil berbuat baik
Pertrasiit Benefaciendo.
Teguh, tegar dan tegas
Cerdas tetapi bersahaja
Berjalan bersama umat
Susuri tepian belantara
Pada nusa berbatu
Susuri tepian nusa
Hingga menyapa umat dalam kesahajaan.
Padamu kutahu
Tegas berwibawa,
Humanis berhati lembut
Tlah beri harap pada semua
Tlah beri damai bagi segenap umat
Jadi suluh terangi gulita di jalan berbatu
Kotaku berduka
Nestapa gelayuti batin masih berharap
Yang tetap merindu urapan sang gembala.
Berpuluh tahun tuan telah memberi,
Teguhkan batin, kuatkan jiwa lunglai
Hari ini menjemput raga tak bernyawa
semayamkan jiwa dalam sukma -sukma merindu
Meski hati ikhlas suara terbata
Ucapkan selamat jalan Yang Mulia
Surga abadi tempatmu.
Kupang, 5 April 2025
Oleh: Joni Liwu






