Melimpahnya harta kekayaan di Baitul Mal berupa uang dinar, emas, perak dan mutiara, membuat Khalifah Umar bin Khattab segera terbentuk tim panitia agar

Penguasa itu bernama Prabu Suwono, di hadapan podium akhirnya dia mengakui: “Ketika saya menjadi prajurit muda dulu, saya bercita-cita ingin mengubah wajah

Farah menunggu di meja seperti biasa pada hari ulang tahunnya yang ke-19. Hari Minggu mestinya dia libur. Tetapi, karena teman kerja paruh

Dahulu kala, di ujung Selatan Kabupaten Alor, hiduplah sebuah keluarga sederhana yang sangat cinta akan budaya. Di rumah itu, selalu saja didatangi

Aku berjanji dari kehidupan rakyat kecil, dan aku bukanlah orang yang egois dan sombong. Tetapi, lewat perjalanan waktu, ketika aku menjadi kurang

Arunika; engkau datang bagai seorang darwis tua mengetuk pintu langit lalu menyucikan cahaya yang jatuh di pundak bumi dan menaburnya dengan sabda-sabda

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.