Kali ini saya memberi tugas anak-anak kelas 3A agar membawa pohon berikut potnya, supaya mereka mengerti bagaimana pohon bisa hidup dan tumbuh
Tag: Cerpen
Salah Tembak
Ketika pasukan ABRI semakin menjauh dari tepi pantai, lalu mendaki menuju perbukitan, mereka berdecak kagum menyaksikan pemandangan bumi Timor Leste yang menakjubkan.
Kabar Keluarga Pak Martin
Di musim dingin tahun 1976 seorang lelaki paruh baya rutin bertandang ke rumah kami, memberi permen berwarna-warni, dan berharap bisa mendapat kabar
Intoleransi
Menjadi hiburan tersendiri bagi Nyai Dasimah untuk pergi berdiskusi dengan Alit dan bayinya. Ia tersenyum bangga mengingat dan membayangkan Alit di pangkuannya
Pikiran yang Dikendalikan
Sejak masa SMA saya sudah akrab dengan Rahmat. Dia pemain bulutangkis yang handal, dan tak ada yang mampu mengalahkan dia, setidaknya di
Kepala Babi
Sebagai mahasiswi S3 pada jurusan psikologi, sore itu seperti biasa saya mengambil jalan pintas sepulang dari kampus menuju rumah dinas. Sambil mengajar
Pohon Ajaib
“Ini pohon ajaib, bentuknya seperti kaktus tapi daunnya mirip dengan lidah buaya,” demikian kata Ayah sambil menyodorkan pohon itu di sebuah pot
Mengenang Kematian Ibu
Lagu religi yang sedang saya dengar ini selalu saja membuat saya terkenang akan mendiang Ibu. Ingin sekali saya melihat wajahnya yang biasanya
Kehilangan Akal Sehat
Ada seorang lelaki yang merasa dirinya sudah berada di jalan yang benar. Ia menganggap hidupnya sudah lurus, tepat, dan keberuntungan selalu menghampirinya
Tak Mau Jadi Bintang
Saya tidak tahu apakah kontrak yang ditandatangani Ibu dengan pihak teve itu mengikat atau tidak. Tahu-tahu saya diajak untuk mengisi formulir pendaftaran,
Ketakwaan
Kebutuhan saya enggak begitu banyak, Tuhan, saya hanya menginginkan dia menelepon saya saat ini juga. Saya tak ingin meminta apa-apa dari-Mu, saya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 6
- 7
- 8
- …
- 15
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.










