Cegah Abrasi di Nangahale, AWAS Tanam 270 Mangrove dan Gelar Pangan Murah

oleh -616 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Maumere – Memperingati hari ulang tahun Aliansi Wartawan Sikka (AWAS) ke-12, para wartawan di Kabupaten Sikka melakukan aksi nyata menanam 270 anakan mangrove di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Sabtu (14/2/2026).

Aksi sosial ini fokus pada penyalamatan lingkungan pesisir dan penguatan ekonomi warga dengan mengusung tema “Awas Peduli dan Hijaukan Sikka” yang bertepatan dengan momen valentine day.

Kepala Desa Nangahale, Sahanudin, mengungkapkan, kekhawatiran mendalam atas kondisi pesisir wilayahnya yang kian tergerus abrasi. Menurutnya, ancaman ini tidak hanya menyasar pemukiman, tetapi juga fasilitas pendidikan penting yakni MTS Al-Fatah dan MIS Al-Fatah Nangahale.

“Ada dua lembaga sekolah yang terancam, yakni MTS Al-Fatah dan MIS Al-Fatah Nangahale. Selain itu, belasan rumah warga serta belasan rumah produksi garam milik rakyat juga berada dalam kondisi berbahaya akibat abrasi,” kata Sahanudin.

Ia berharap bahwa perlunya sinergi dengan pemerintah daerah agar adanya penanganan seirus terhadap abrasi di Desa Nangahale.

“Kami meminta kepada Pemerintah Kabupaten Sikka agar ada penanganan serius terhadap kondisi abrasi yang terjadi di wilayah Desa Nangahale ini,” imbuhnya.

Merespons kondisi tersebut, Ketua AWAS, Mario WP Sina, menjelaskan penanaman mangrove ini merupakan bentuk kepedulian insan pers terhadap kelestarian lingkungan hidup dan keselamatan masyarakat pesisir.

“Aksi penanaman kurang lebih 270 anakan mangrove hari ini adalah wujud nyata kepedulian kami untuk menjaga kawasan pesisir pantai terkhususnya di Desa Nangahale. Kita tahu bersama bahwa daerah ini sering terkena abrasi, dan kita berharap tanaman ini tumbuh menjadi benteng alami di masa depan,” ujar Mario.

Dia juga berharap pemerintah desa dan masyarakat setempah terus menjaga dan merawat anakan mangrove yang ditanam agar bertumbuh besar dan bermanfaat sebagai penyangga pantai dari abrasi atau erosi.

Selain isu lingkungan, perayaan HUT ke-12 AWAS juga menyentuh aspek ekonomi masyarakat melalui Operasi Pangan Murah berkolaborasi dengan Perum Bulog Kantor Cabang Maumere menyediaan sembako murah bagi warga Desa Nangahale.

Selain wartawan, aksi kemanusiaan ini juga melibatkan siswa-siswi di sekolah, kelompok keagamaan, serta aparat dari Polsek Waigete, Kejaksaan, dan TNI. Kegiatan ini menutup rangkaian peringatan HUT AWAS dengan pesan kuat bahwa jurnalisme tidak hanya soal kata-kata, tapi juga aksi nyata untuk bumi dan sesama. (RA/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.