RADARNTT, Kupang – Tokoh Katolik Antonius Bele mengatakan masyarakat NTT hidup dari tiga hal tani, ternak dan nelayan namun masih mencari air untuk menghidupkan semua itu dan sumbernya ada di SIAGA, karena memberikan harapan pemenuhan kebutuhan air bersih dan irigasi pertanian melalui inovasi teknologi yang sudah dikerjakan selama ini bukan hanya retorika.
Demikian kata dia saat menghadiri rapat terbatas dengan calon Gubernur NTT Simon Petrus Kamlasi yang berpasangan dengan Adrianus Garu yang memilih akronim Paket SIAGA dan mendapat pasangan calon nomor urut 3.
Anton Bele turut hadir mengikuti kampanye rapat terbatas Paket SIAGA yang dihadiri calon gubernur Simon Petrus Kamlasi berlangsung Jumat (27/9/2024) petang di Kediaman Kristo Blasin Kelurahan Penfui Kecamatan Maulafa Kota Kupang.
Anton Bele usai rapat terbatas itu mengatakan, banyak masyarakat NTT masih mengeluhkan air bersih untuk konsumsi dan pertanian. Tapi kehadiran Simon Petrus Kamlasi seperti setitik air yang menghapus dahaga di tengah kekeringan yang melanda NTT.
“Saya melihat pak Simon Petrus Kamlasi punya inovasi teknologi untuk penyediaan air untuk masyarakat dan merupakan hal yang urgen dan wajib,” kata dia.
Anton Bele mengatakan, dengan program tentang pemenuhan kebutuhan air bagi masyarakat NTT merupakan ide dan gagasan yang realistis, hal itu karena, Simon Petrus Kamlasi sudah pernah mempraktikan ide tersebut.
“Memang dia punya banyak keahlian, tapi hari ini dia berbicara sebagai seorang teknokrat khusus di bidang air untuk kebutuhan masyarakat NTT. Ini yang membuat saya datang hari ini,” ungkap Anton Bele.
Terkait dengan pilihannya, Antonius Bele menegaskan, dukungan kepada Simon Petrus Kamlasi terlepas dari dirinya sebagai anggota partai politik.
“Saya sadar sepenuhnya pilihan saya ini karena program SIAGA yang menyentuh,” ujarnya.
Politisi senior PDI Perjuangan ini juga mengatakan, program Simon Petrus Kamlasi sejalan dengan minat dan penelitiannya tentang kebutuhan primer yang tengah dilakukannya sekarnag.
“Kebetulan (Program SIAGA) sama dengan minat saya yang sekarang meneliti tentang kebutuhan primer masyarakat itu apa, yaitu air dan orang ini punya gagasan tentang air dan pasti akan dia lakukan. Itu yang menarik saya,” jelas Anton Bele.
“Terlepas dari suku dan agama saya langsung memilih orang berdasarkan gagasan, keterampilan dan keahlian,” tambahnya.
Untuk itu dirinya berharap masyarakat NTT bisa memilih Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTT.
“Saya harap masyarakat NTT memilih orang ini. Untuk membuat gagasan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, ini orangnya,” tandas Anton Bele.
Sebagai Akademisi dan Peneliti, Anton Bele juga menyerahkan buku Kwadran Bele hasil karyanya kepada Simon Petrus Kamlasi.
Diketahui, Simon Petrus Kamlasi dalam karir militer berhasil membangun sekira 400 titik pompa hidram di seluruh NTT dan sekira 2000 lebih titik seluruh Indonesia melalui rekayasa teknologi yang lebih efisiensi.
Berkat hasil kerja nyata itu, Simon Petrus Kamlasi meraih rekor MURI sebagai orang yang paling banyak menghasilkan pompa hidram untuk penyediaan air bagi masyarakat di daerah yang krisis air bersih dan irigasi pertanian. (TIM/RN)








