RADARNTT, Kalabahi – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Alor, Soni O. Alelang, atas nama Penjabat (Pj) Bupati Alor, resmi membuka Kursus Pembina Mahir Dasar (KMD) Pramuka tingkat kabupaten bertempat di SD GMIT 022 Mola, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor Rabu, (23/10/2024).
Acara yang diinisiasi oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Alor ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas para pembina Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda.
Dalam sambutannya, Sekda Soni O. Alelang menyampaikan pentingnya peran Pramuka dalam membangun karakter bangsa, terutama di kalangan anak-anak dan remaja.
“Pemerintah daerah selalu memandang penting pembentukan karakter anak bangsa, dan kursus Pembina Mahir Dasar ini adalah salah satu langkah nyata dalam memajukan bangsa, khususnya di Kabupaten Alor,” tegasnya.
Ia juga berharap agar para penyelenggara dan pemateri dapat memberikan yang terbaik kepada para peserta selama pelaksanaan kursus.
Sekda Soni Alelang lebih lanjut menekankan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam mendorong generasi muda untuk menjadi pribadi yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Pramuka, dengan segala nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, menjadi sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai tersebut.
“Dengan adanya kursus ini, para pembina akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk membina peserta didik di gugus depan dengan lebih baik,” ungkapnya saat membuka acara secara resmi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Alor, Daud Dolpaly, SH dalam Sapaan menekankan bahwa pendidikan kepramukaan merupakan bagian dari pendidikan informal yang harus diperkuat kembali di sekolah-sekolah. Menurutnya, Pramuka memiliki peran penting dalam membantu siswa mengembangkan karakter, mental, serta sosial mereka.
“Pendidikan kepramukaan adalah elemen penting dalam proses pembentukan karakter peserta didik, dan untuk itu diperlukan pembina yang tidak hanya kompeten, tapi juga memiliki dedikasi tinggi,” ujarnya.
Kursus yang mengusung moto “Ikhlas Bakti Bina Bangsa Berbudi Bawa Laksana” ini diikuti oleh 25 peserta, yang terdiri dari 13 peserta putri dan 12 peserta putra, mewakili 18 kecamatan di Kabupaten Alor. Kegiatan ini akan berlangsung dari tanggal 23 hingga 28 Oktober 2024, dengan tujuan memberikan bekal praktis bagi para pembina pramuka agar mereka dapat menjalankan tugasnya dengan lebih efektif dan sesuai dengan nilai-nilai dasar kepramukaan.
Semenetara di kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelaksana, Marthinus B. Dinong,m, yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pemuda pada Dinas Kepemudaan dan Olahgraga Kabupaten Alor dalam laporannya menjelaskan bahwa, tujuan utama dari kursus ini adalah untuk meningkatkan jumlah dan mutu pembina Pramuka di Kabupaten Alor.
“Selain meningkatkan kompetensi, kami berharap kursus ini juga dapat mengembangkan aspek mental, fisik, intelektual, emosional, dan sosial para pembina Pramuka, sehingga mereka dapat menjadi panutan yang baik di tengah masyarakat,” jelas Marthinus.
Hadir dalam acara pembukaan ini sejumlah pejabat penting, termasuk Kapolres Alor, Kepala Dinas Pendidikan, staf ahli pemerintah daerah, para pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya. Acara ini menjadi salah satu bentuk dukungan nyata pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan karakter dan memperkuat gerakan Pramuka di Kabupaten Alor. (Siaran Pers Humas Prokom Setda Alor)







