Oleh: Armando Manek Peristiwa demonstrasi mahasiswa pada 30 Agustus 2025 tidak hanya mencatat kerumunan di jalanan, tetapi juga membuka ruang refleksi tentang
Kiprah Sang Kiai di Tengah Masyarakat
Oleh: Ahmad Faisal Hadziq Jika seorang kiai atau ulama memegang prinsip-prinsip yang amanah sebagai penyambung suara rakyat, tentu kita wajib menghargai dan
Pemberhentian Kompol Cosmas: Ketika Profesionalisme Berhadapan “Human Error”
Oleh: Yohanes Goa Insiden Tragis di PejomponganJakarta, 5 September 2025, Insiden tragis yang menewaskan pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan, akibat tertabrak
Membaca Kisah Kompol Cosmas dari Sisi Filsafat
Oleh: Anselmus Dore Woho Atasoge Peristiwa pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae membuka ruang refleksi mendalam tentang relasi antara negara, warga, dan nilai
Tangis di Meja Makan: Social Identification, Emotional, Validation dan Resilience [Ketika Kekalahan menjadi Pelajaran Kolektif]
Oleh: Anselmus DW Atasoge Di sebuah rumah di Lebao, Larantuka, Sang Ibu membagikan momen yang menggugah hati: anaknya, penjaga gawang muda dari
Membangun Persaudaraan di Tengah Arus Teknologi: Perspektif Paus Fransiskus
Oleh: Aldo Fernandes Di era modern ini dengan segala perkembangan teknologi yang semakin memukau dan hampir mengubah seluruh aspek kehidupan manusia. Realita
Anomi Jalanan
Oleh: Anselmus Dore Woho Atasoge Demonstrasi adalah suara rakyat. Ia lahir dari rasa kecewa, marah, dan harapan akan perubahan. Dalam demokrasi, aksi
Ilusi Kemenangan Israel dan Amerika
Oleh: Muakhor Zakaria “Ali Khamenei itu seorang sufi. Biar bergabung para filosof Barat dan ahli-ahli syariah di Timur Tengah, mereka takkan sanggup
“Uto Wata”, Indonesia Cemas dan Infonesia Emas
Olleh: Anselmus Dore Woho Atasoge Indonesia sedang bermimpi besar: menjadi negara maju di tahun 2045. Visi Indonesia Emas digemakan di berbagai ruang.
Pendidikan Karakter di Pesantren Modern
Oleh: K.H. Achmad Faisal Hadziq Setiap anak didik memiliki riwayat masa lalu, bahkan riwayat dari karakter genetik para orang tua dan leluhurnya
Karya Sastra dan Benih Amuk Massa di Indonesia
Oleh: Chudori Sukra “Seorang terpelajar harus sudah berbuat adil sejak dalam pikiran.” Ungkapan bersayap dari sastrawan Pramoedya Ananta Toer ini sangat relevan
- Sebelumnya
- 1
- …
- 39
- 40
- 41
- …
- 69
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.











