Penyiar itu duduk termenung di rumahnya yang kecil dan sederhana, ditemani segelas kopi dan sepiring pisang goreng di atas meja. Dengan tatapan

Wahai Tuhanku, maafkan jika aku telah berkarya tidak sesuai dengan kehendak dan ridho-Mu. Puisi-puisiku telah mengilhami banyak orang pada kebaikan dan keburukan.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.