Simon Petrus Kamlasi (SPK) pribadi sederhana. Ucapannya mengalir tenang, sistematis, terukur, tidak grasa-grusu dan meledak-ledak. Dia seorang militer yang sangat sipil dan demokratis, selalu terbuka menerima masukan dan memberikan kesempatan kepada semua mengeksplorasi ide dan gagasan.
Simon Petrus Kamlasi sangat egaliter, tidak berjarak dengan para pasukan tempur yang selalu ada bersamanya di hari-hari ini menjalani sejumlah agenda dalam kontestasi pilkada gubernur dan wakil gubernur NTT. Dia sering makan dari nasi bungkus dan minum air yang sama, tidak ada perbedaan mencolok.
Simon Petrus Kamlasi juga sangat bersahabat, meperlakukan semua orang sebagai saudara. Dia sering menyapa bro, kepada pasukannya meskipun lebih muda usia. Sejuk dan dingin dalam bertutur dan sikap.
SPK adalah teknokrat tulen yang sudah mendedikasikan potensi dirinya dengan merekayasa berbagai peralatan militer. Simon Petrus Kamlasi memiliki pengalaman yang mumpuni sejak di militer dan sangat relevan untuk kebutuhan masyarakat NTT saat ini.
Kini Ia hadir langsung masuk ke relung hati terdalam masyarakat di pelosok negeri seribu pulau dengan keanekaragaman budaya. Mengalirkan energi harapan menembus sekat perbedaan dan meresap aspirasi masyarakat NTT. Dan siap mengeksekusi dalam kebijakan program yang menjawab kebutuhan riil masyarakat NTT.
Calon Gubernur dengan filosofi air, Simon Petrus Kamlasi terus bergerak menjumpai semua keluarga dan sahabat membawa harapan perubahan yang dimulai dari tata kelola air di setiap ibukota kabupaten, kecamatan dan desa/kelurahan. Agar NTT memiliki ketersediaan air yang cukup, tidak kebanjiran saat hujan dan kekeringan saat kemarau.
Air sebagai kebutuhan primer, jika tersedia maka segala hal akan mengalir mengikutinya. Simon Petrus Kamlasi hadir membawa harapan inovasi teknologi tata kelola air bagi kehidupan sekira 5 juta masyarakat NTT yang kebayakan masih kesulitan akses air bersih dan irigasi pertanian. Memaksimalkan semua potensi air permukaan dengan pompa hidram, membangun embung-embung untuk pengendalian air hujan dan banjir menjadi cadangan air.
Bagi SPK sektor Nelayan, Tani dan Ternak tanpa air itu nonsense meskipun segala input produksi dikerahkan. Dia telah memulai selama lima tahun terakhir saat masih aktif di dunia militer dan strategi penyediaan air menjadi prioritas perhatian dalam masa kepemimpinannya selama lima tahun ke depan jika Tuhan merestui dan rakyat memilih.
Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu yang diberi nomor urut 3 pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT periode 2024-2029 siap SIAGA menjemput kemenangan untuk NTT maju dan mandiri. SIAGA satu kali duapuluh empat jam untuk masyarakat!
NTT maju dan mandiri dalam bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan melalui optimalisasi potensi lokal di sektor pertanian, peternakan dan perikanan. Membangun di hulu dan hilirisasi produk dengan ruang bertumbuh dan berkembangnya UMKM yang menampung dan mengolah hasil usaha masyarakat NTT yang memberi nilai tambah ekonomi. Melibatkan partisipasi Perguruan Tinggi sebagai otaknya pemerintah dan birokrasi sebagai mesin penggerak utama serta dunia usaha selaku mitra strategis pemerintah.
Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu akan memperjuangkan provinsi kepulauan bersama beberapa provinsi yang selama ini sudah berproses namun belum direalisasi. Menunjukkan bahwa NTT layak diperhitungkan dan diperhatikan karena memiliki keunggulan bukan karena belas kasihan pemerintah pusat. (Tim Redaksi)









