(Instalasi: meja kerja, laptop/mesin ketik, arit, pacul, kambing, sesek bambu,
sepeda unto)
Meja kerja menampung bunyi ketukan,
setiap huruf jatuh
seperti benih yang dilempar ke tanah.
Mesin ketik adalah palu kecil
yang mengetuk pintu masa depan.
Di sampingnya, pacul dan arit berkilau
logam yang mengingatkan kita:
bahwa keringat lebih jujur daripada kata-kata.
Kambing sedang mengunyah rumput
seperti jam dinding yang terus berdetak.
Di boncengan sepeda unto,
seikat hijau menjadi beban kecil
dari perjalanan yang lebih besar.
Dinding sesek bambu itu bernafas,
menyimpan bayangan petani,
tukang kayu, dan pekerja yang namanya
hilang ditelan pasar.
Di papan tembang, tertulis:
hidup bukan hanya kerja,
tetapi kerja adalah cara hidup
yang terus mengingatkan dirinya sendiri.
September 2025
Oleh: Fileski Walidha Tanjung







