Kekalahan Uhud

oleh -80 Dilihat
banner 468x60

Peristiwa kekalahan pasukan Rasulullah dalam pertempuran sengit di Bukit Uhud, akhirnya dapat menjadi hikmah dan pembelajaran, bahkan menciptakan sanering tentang sahabat setia Rasulullah ketimbang mereka yang selama ini membelakangi serta berpura-pura menjadi sahabat.

Adakalanya mereka yang berkhianat itu duduk manis bersila di depan shaf masjid agung dalam momen penting perayaan.

Adakalanya terlihat tekun dan rajin beribadah, namun kalbunya kosong dari keyakinan akan kebesaran dan keagungan Allah.

Yang paling dipentingkan oleh mereka adalah bagaimana cara dan siasat jitu untuk meraup dan meraih pundi-pundi dan keuntungan duniawi bagi kepentingan dirinya.

Sementara mereka ingkar pada aturan pemimpin adil, bahkan berambisi untuk mengambil hak bagi kepentingan masyarakat luas (koruptor). ***

Oleh: Eeng Nurhaeni

(Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bayan, Rangkasbitung, Banten, juga penulis puisi dan esai untuk berbagai media nasional, seperti Kompas, Media Indonesia, Republika, Radar NTT dan lain-lain)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.