Guruku…
Di balik senyummu, ada letih yang kau sembunyikan,
Langkahmu tetap tegap meski waktu sering tak ramah,
Kau menjaga mimpi kami seperti cahaya kecil yang rapuh,
Agar kelak bisa berdiri tanpa takut gelap.
Guruku…
Setiap kata yang kau ucapkan menjadi arah bagi kami,
Pelan tapi pasti mengubah ketidaktahuan menjadi harapan,
Kau tak meminta balasan selain kami tumbuh menjadi manusia,
Manusia yang tak lupa pada budi dan kebenaran.
Guruku…
Di setiap papan tulis, kutemukan jejak pengorbananmu,
Di setiap coretan, ada cinta yang tak pernah kau umumkan,
Kau hadir bukan hanya sebagai pengajar,
Tapi penjaga masa depan yang diam-diam terus berjaga.
Guruku…
Terima kasih tak akan pernah cukup,
Namun inilah yang bisa kami persembahkan:
Doa yang sederhana, tapi tulus,
Agar hidupmu selalu diberkati dalam setiap langkah.
Oleh: Aprianus Gregorian Bahtera
Penulis adalah Mahasiswa Fakultas Filsafat Unwira Kupang







