SMKN Tunua Syukuran Akreditasi Sekolah

oleh -2665 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Soe – Berhasil meraih Akreditasi B Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Tunua, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Nusa Tenggara Timur melakukan syukuran bersama.

Dalam acara syukuran yang berlangsung Kamis, (30/1/2025) Koordinator Pengawas Pendidikan Menengah dan Khusus (Dikmensus) Kabupaten TTS, Jeremias Pelle mengatakan, Akreditasi Sekolah itu artinya menguji kinerja sekolah baik itu prestasi kerja maupun kualitas lulusan yang dihasilkan oleh sekolah tersebut.

“Sehingga dengan hasil akreditasi B yang diraih dapat memberikan kebanggaan tersendiri bagi para orang tua, masyarakat sekitar dan atau tokoh agama,” ujarnya.

Selain itu, Jeremias, menjelaskan akreditasi berkaitan dengan soal mutu sekolah, mutu orang tua dan mutu para guru atau tenaga kependidikan karena sistemnya peserta didik harus menikmati pembelajaran dengan riang gembira.

“Sehingga guru-guru juga harus upgrade cara mengajar yang baik dan menarik agar anak-anak menikmati proses pembelajaran yang menyenangkan namun semuanya akan berjalan dengan baik dan lancar serta tercapai jika manajemen sekolahnya baik dan efisien,” jelasnya.

Sementara, Ketua Komite Sekolah, mengaku bangga dengan pencapaian nilai akreditasi B karena sekolah tersebut baru berdiri tahun 2021 serta pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada para guru yang sudah berjuang dengan segala keterbatasan untuk mempersiapkan hal-hal terkait akreditasi sekolah sehingga bisa terakreditasi.

“Kami juga mengharapkan agar anak-anak selesai pendidikan SMP dapat melanjutkan di sekolah tersebut karena telah diakui keberadaannya oleh pemerintah,” harapnya.

Sedangkan, Kepala SMKN Tunua, Cornelia Bulu menuturkan bahwa untuk mencapai nilai akreditasi yang baik tidak bisa berjuang sendirian melainkan pihaknya menghadirkan guru-guru dan komite maupun peserta didik.

“Karena kami yakini bahwa tanpa kolaborasi yang baik maka tidak akan mencapai hasil yang baik pula,” tuturnya.

Pendeta Sandra Siska Matara, dalam kotbahnya ketika memimpin ibadah syukuran menandaskan, bapak ibu guru dipanggil dalam kebersamaan untuk melayani karena suatu pekerjaan akan selesai dengan baik jika banyak orang terlibat didalamnya.

“Sebagaimana Tuhan Yesus memanggil murid-muridnya untuk sama-sama melayani artinya bukan pelayanan individual melainkan pelayanan secara bersama-sama,” tandasnya.

Untuk diketahui, ibadah syukur yang dipimpin oleh Ibu Pendeta Gereja GMIT Bethania Tunua, turut dihadiri oleh Koordinator Pengawas Dikmensus TTS, pemerintah desa Tunua, Kepala SMP Negeri bersama para guru, Kepala SMK Berdikari Pika, Ketua Komite beserta jajarannya, para orang tua/wali, guru-guru dan peserta didik. (AB/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.