RADARNTT, Soe – Sejolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Tunua Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) melakukan kegiatan In House Training (IHT) selama dua hari, pada tanggal 2–3 September 2025 kepada 15 orang guru di sekolah itu.
Kepala sekolah, Cornelia Bulu, menandaskan bahwa kegiatan ini sebagai imbas dari kegiatan In House Training maupun workshop yang telah diikuti oleh beberapa guru di sekolah tersebut dan bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam beberapa bidang penting, yaitu:
Pembelajaran Mendalam: Guru dilatih untuk menerapkan pendekatan pembelajaran yang mendorong siswa memahami materi secara lebih mendalam dan bermakna.
- Kokurikuler: Kegiatan ini membantu guru mengembangkan kemampuan dalam mengelola kegiatan kokurikuler yang dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan siswa.
- Guru Wali: Guru wali mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam membimbing dan mendukung siswa.
- Penyusunan Perangkat Berbasis Koding Kecerdasan Artifisial (KKA): Guru diajarkan cara menyusun perangkat pembelajaran yang memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta terkait pemenuhan beban kerja guru.
Pihaknya menegaskan, dengan adanya kegiatan IHT ini, diharapkan kualitas pendidikan di SMKN Tunua dapat meningkat dan guru-guru dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
“Kegiatan ini juga menunjukkan komitmen sekolah untuk terus meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran,” harapnya.
Nara sumber kegiatan adalah Cornelia Bulu, selaku kepala sekolah dengan materi Pemenuhan Beban Kerja Guru,
Ekalepson Pethan, dengan materi Kokurikuler dan guru wali. Melky Jambu dan Baunsele Albert dengan materi Pembelajaran Mendalam.
Dendi Dama dengan materi pembuatan perangkat pembelajaran menggunakan Koding Kecerdasan Artifisial.
Pembelajaran Mendalam merupakan pendekatan yang menekankan pada penciptaan suasana belajar dan proses pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga secara holistik dan terpadu. (AB/RN)







