FISIP Undana PKM di Desa Oelolot Rote Ndao

oleh -84 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Ba’a – Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) berhasil melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Oelolot Kecamatan Rote Barat Kabupaten Rote Ndao pada Kamis, 23 Juli 2026.

PkM yang diketuai oleh Dr. Hotlif Arkilaus Nope, S.Sos, M.A ini membahas tentang transformasi sampah menjadi kerajinan bunga plastik dan pot bunga cantik yang bernilai ekonomi. Turut serta hadir dalam kegiatan ini Arni Enggelina Ello, S.IP, M.Sos dan Imelda Nahak, S.Sos, M.Sos yang merupakan anggota tim kegiatan PkM, serta Stiwi Riyanto F. Nope, S.Psi, M.Psi yang menjadi pendamping lapangan.

Dalam kata sambutannya, Hotlif menyampaikan bahwa kegiatan PkM ini diprakarsai oleh Arni Ello yang memang mempunyai keahlian di bidang merangkai bunga dari bahan sampah kantung plastik. Dia berharap dengan terlaksananya kegiatan ini, perekonomian masyarakat yang biasanya bergantung pada penghasilan rumput laut mengalami peningkatan.

“Melalui pemanfaatan sampah secara optimal, masyarakat tidak hanya berperan serta dalam menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mendapatkan penghasilan tambahan tanpa harus bekerja di luar rumah. Hal ini tentu saja sangat bermanfaat bagi ibu rumah tangga yang sebagian besar waktunya didedikasikan di dalam rumah,” ujarnya.

Kepala Seksi Pemerintahan, Melkianus Nalle yang hadir mewakili pemerintah desa mengungkapkan rasa terima kasih kepada tim PkM Sosiologi Undana. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat karena akan menjadi alternatif penghasilan masyarakat, apalagi dalam dua tahun terakhir produksi rumput laut mengalami penurunan.

“Dengan adanya penambahan keahlian, 20 peserta kegiatan yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga, dan muda-mudi desa diharapkan dapat menjadi penerus estafet kegiatan ini sehingga ke depannya, kerajinan pot bunga dan bunga platik ini dapat menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat desa pada umumnya,” ujarnya.

Tiga dari 20 peserta yang hadir sempat memberikan tanggapan positif atas terselenggaranya kegiatan ini. Mereka berharap ke depannya, pihak Undana tidak hanya mengadakan pelatihan peningkatan skills tetapi juga memberikan pelatihan terkait bagaimana cara mengakses pasar guna melancarkan proses produksi masyarakat. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.