Memaknai Rencana Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia, Mau Apa ke Sini?

oleh -5435 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Tangerang – Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia akan disambut Diskusi Publik, bertema “Memaknai Rencana Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia, Mau Apa Ke Sini?” sekaligus menandai berdirinya lembaga Lafadz Nusantara Center, didirikan di Provinsi Banten oleh Deni Iskandar dan beberapa alumni Studi Agama-Agama UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Bersama sejumlah aktivis senior dari HMI dan PMKRI turut serta mendukung dan membidani lahirnya lembaga kajian Lafadz Nusantara Center, antaranya: Swandy Sihotang, Alexander Leonardo Rumbi, Dani Ramdani, Emanuel Melkiades Laka Lena, Putut Prabantoro, Reymonds R. Munthe, Alexander Philip Sitinjak dan kawan-kawannya.

Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat Deni Iskandar, pada tahun 2023 mendapatkan beasiswa dari Nostra Aetate Foundation Disastery Interreligious Dialogue, Vatican. Perjumpaan Deni Iskandar dengan Paus Fransiskus di Vatikan pada hari Rabu, 28 Juni 2023 membawa kesan yang sangat mendalam.

Momentum kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia disambut oleh Deni Iskandar dan Alumni Studi Agama-Agama Fakultas UIN Syarif Hidayatullah, bersama kawan-kawan aktivis Cipayung Plus dengan me- launching-kan lembaga bernama Lafadz Nusantara Center yang diiringi dengan Diskusi Publik, bertema “Memaknai Rencana Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia, Mau Apa Ke Sini?”

Diskusi ini bertujuan untuk menggali pemikiran dan gagasan Paus Fransiskus tentang perdamaian, kerjasama antar umat beragama, perubahan iklim, serta kegembiraan dan harapan akan tata dunia yang lebih baik.

Pelaksanaan diskusi atas dukungan Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) Tangerang Raya, yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 20 Juli 2024, pukul 15.00 – 17.30 WIB, bertempat di Megantara Edupark, Jl. Dr. Setiabudi Raya, Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten.

Diskusi akan menampilkan enam orang Narasumber dari berbagai latar belakang, yaitu:

  1. Micheal Trias Kuncahyono (Dubes RI untuk Takhta Suci Vatikan – dalam konfirmasi)
  2. Padre Markus Solo Kewuta, SVD (Presiden Nostra Aetate Foundation Disastery Interreligious Dialogue, Vatikan. Desk Asia-Pasifik)
  3. Padre Leo Mali, Pr (Ketua IRRIKA 2017-2018 / Alumni Pontifica Urbaniana University, Roma)
  4. Romo Agustinus Heri Wibowo, Pr (Sekretaris Eksekutif Komisi HAK KWI)
  5. Moh. Sofhan (Direktur Maarif Institute)
  6. KH. Taufiq Damas (Akademisi NU)

NIC of Innovation School, Philip Gobang bertindak sebagai moderator diskusi.

Sekiranya melalui diskusi publik ini peserta mendapatkan pengetahuan yang utuh tentang tujuan kedatangan Paus Fransiskus ke tanah air dan dampaknya bagi kerukunan antar umat beragama demi tatanan dunia yang lebih damai.

Panitia pelaksana diskusi publik ini mengundang bapak/ibu para sahabat pemerhati kerukunan antar umat beragama demi tatanan dunia yang lebih damai.

“Kami mengundang Bapak/Ibu/Rekan untuk berkenan hadir dalam kegiatan ini. Atas perhatian dan kehadiran kami mengucapkan terima kasih,” pinta Ketua Panitia Nurul Hamim dalam keterangan tertulis.

Untuk konfirmasi kehadiran peserta dapat menghubungi saudara Nurul Hamim di nomor kontak 081992444830.

Ketua FMKI Tangerang Raya, Christopher Nugroho menjelaskan, Lafadz Nusantara Center adalah lembaga kajian yang fokus pada isu kerukunan, dialog, dan kerjasama.

“Tantangan bersama dalam masalah kemiskinan, kelaparan, ketimpangan ekonomi, perang, pemanasan global – perubahan iklim, dan lain-lain,” jelasnya. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.