Mulai Bertugas Sekda NTT Fokus Konsolidasi Penanganan Gempa Flores

oleh -147 Dilihat
Salah satu rumah warga di Kabupaten Manggarai Timur rusak berat akibat gempa magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026)
banner 468x60

RADARNTT, Kupang – Mulai bertugas Senin (31/8/2026) Sekretaris Daerah (Sekda) Nusa Tenggara Timur (NTT) Fransiskus Sales Sodo fokus konsolidasi penanganan bencana gempa Flores sesuai arahan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena.

“Kita masih fokus konsolidasi penanganan bencana gempa Flores dan baru selesai rapat koordinasi bersama pak Gubernur dan Forkopimda,” ujar Sekda NTT, Fransiskus Sales Sodo Senin (31/8/2026) malam via seluler usai Rapat Koordinasi bersama Forkopimda.

Pihaknya terus melakukan konsolidasi dan koordinasi lintas sektor bersama Forkopimda untuk penanganan bencana gempa Flores yang mana Pemerintah Provinsi NTT telah memperpanjang masa tanggap darurat terhitung mulai 29 Agustus hingga 12 September 2026.

Perpanjangan masa tanggap darurat ini menjadi bagian dari langkah Pemerintah Provinsi NTT untuk memastikan penanganan dampak gempa Flores terus berjalan secara terkoordinasi, sekaligus memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk memperkuat pelayanan dasar, memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak, dan mulai mempersiapkan tahapan pemulihan pascabencana.

Pemerintah Provinsi NTT bersama pemerintah kabupaten terdampak akan terus melakukan evaluasi terhadap perkembangan situasi di lapangan dan menyesuaikan langkah penanganan berdasarkan kebutuhan serta tingkat keamanan masing-masing wilayah.

Sebelumnya, dalam arahannya Gubernur NTT menekankan penanganan bencana tidak hanya membutuhkan kehadiran pemerintah di lapangan, tetapi juga membutuhkan birokrasi yang solid di belakangnya. Berbagai kebutuhan masyarakat, koordinasi antarlembaga, pengelolaan bantuan, hingga percepatan pemulihan membutuhkan sistem pemerintahan yang terus bergerak, terarah, dan mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat.

Karena itu, hadirnya Sekda definitif di tengah masa tanggap darurat menjadi bagian penting dalam memperkuat konsolidasi pemerintahan. Sekda memiliki peran strategis dalam membantu Gubernur mengoordinasikan perangkat daerah, memastikan kebijakan berjalan, serta menjaga kesinambungan pelayanan publik.

Diketahui, gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang melanda Flores pada 15 Agustus 2026 pagi telah meninggalkan duka mendalam bagi NTT. Berdasarkan pemutakhiran data BNPB, tercatat 111 korban meninggal dunia dan 1.673 orang mengalami luka-luka.

Sekitar 180.000 warga masih berada di pengungsian, sementara puluhan ribu rumah mengalami kerusakan. BMKG mencatat hingga 31 Agustus 2026 masih terjadi 10.232 gempa susulan, dengan magnitudo terbesar mencapai 6,2.

Sehingga masyarakat di daerah terdampak diminta selalu waspada menghadapi situasi gempa yang belum benar-benar mereda. Setidaknya ada tujuh kabupaten terdampak yaitu Nagekeo, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Ngada, Ende dan Sikka. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.