RADARNTT, Borong – Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur dari Partai Amanat Nasional (PAN), Mikael Jaur meninjau lokasi bencana tanah longsor di Desa Goreng Meni Lecamatan Lamba Leda Kabupaten Manggarai Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/01/2026).
Kunjungan Mikael Jaur untuk melihat dan ingin bertemu langsung dengan warga yang mengalami musibah tanah longsor, sekaligus memberikan bantuan sembako berupa beras dan mie instan bagi warga yang terkena bencana. Bantuan tersebut diserahkan langsung Mikael Jaur kepada posko bencana.
Anggota DPRD PAN tersebut berharap agar evakuasi korban tidak mengalami hambatan, agar korban yang masih tertimbun tanah bisa ditemukan.
“Mudah-mudahan tidak ada hambatan dalam proses pencarian korban yang belum ditemukan,” ucap Jaur.
Kunjungan tersebut bersama Dandim 1612 Manggarai, Letkol Arhanut Amos Comenius Silaban, melihat langsung di tempat bencana tanah longsor yang terjadi pada Rabu, 21 Januari 2026 pukul 15:00 Wita. Musibah tersebut telah menelan korban meninggal dunia dan luka-luka.
Kepala Desa Goreng, Meni Aleks Talis meminta kepada pemerintah kabupaten Manggarai Timur dan masyarakat Lamba Leda untuk terus membantu dan mendukung TIM SAR dalam proaes pencarian korban yang belum ditemukan sampai saat ini.
Bersama Dandim 1612 Manggarai
dan Tim SAR dari Manggarai Barat terus mekakukan pencarian korban yang masih tertimbun di lokasi bencana.
Pencarian korban yang tertimbun akibat bencana tanah longsor ini, Tim gabungan dari korp Brimob Manggarai dan juga dari Polsek Lamba Leda, bersama satuan aparat TNI. Sampai saat ini dua korban yang tertimbun belum ditemukan.
Sementara Kapolsek Lamba Leda Iptu Aris Ahmad meminta bantuan alat berat dari pemerintah kabupaten Manggarai Timur untuk membantu TIM SAR memudahkan pencarian korban yang tertimbun tanah longsor.
Untuk diketahui korban yang masih tertimbun Theresia Resem dan Yustina Mira masih dalam pencarian. Meninggal Albina Ria, korban masih dirawat Apri Nikolaus Acan berusia tiga tahun. (AG/RN)








