Anggota DPRD Manggarai Timur Petrus Ampurio, Kunjungi Warga Desa Goreng Meni

oleh -1368 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Borong – Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur, Petrus Ampurio Nentap dari Parta Golongan Karya (Golkar) mengunjungi masyarakat kampung Tuwa desa Goreng Meni kecamatan Lamba Leda kabupaten Manggarai Timur Privinsi NTT.

Kunjungan dalam rangka melaksanakan rutinitas melayani masyarakat lewat diskusi dengar pendapat dan mengidentifikasi kebutuhan masyarakat melalui ‘wadah’ Reses DPRD.

Warga menyambut kedatangan Anggota DPRD dari daerah pemilihan Lamba Leda dan Lamba Leda Utara itu penuh antusias dan senang hati, pasalnya warga desa Goreng Meni sangat membutuhkan pejuang aspirasi demi kebutuhan bersama.

Pada kesempatan bermartabat itu, Petrus Ampurio Nentap menyampaikan rasa terima kasih kepada warga desa Goreng Meni dan sekitarnya, yang telah berkenan meluangkan waktu untuk hadir pada kegiatan Reses yang diselenggarakan pada Selasa, (4/2/202).

Selain itu Petrus Ampurio, juga meminta kepada warga desa Goreng Meni agar ketika merencanakan kebutuhan bersama seperti infrastruktur jalan tani yang menjadi bebutuhan vital bagi masyarakat kampung, harus musyawarah bersama agar ada kesepakatan bersama yang tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun dikemudian hari, bila perlu harus ada dokumen tertulis.

Petrus menyampaikan hal demikian lantaran banyak kasus sengketa di tengah masyarakat muncul ketika pemerintah menjawab usulan masyarakat melalui anggota DPRD, seperti pengadaan dan membuka ruas jalan tani yang melintasi lahan warga dan terkadang saat eksen tiba-tiba aktifitas dihentikan karena ada warga yang tidak mengijinkan lahanya digunakan sebagai akses jalan tani.

”Mau buka jalan tani harus duduk bersama untuk buat kesepakatan bersama agar tidak ada pesoalan ketika program yang diusulkan dijawab oleh pemerintah,” jelas Petrus.

Beberapa keluhan masyarakat termasuk pupuk bersubsidi dari pemerintah untuk masyarakat lewat kelompok tani, dari 13 kelompok ternyata tidak semuanya dapat pupuk bersubsidi sehingga kehadiran wakil rakyat di tengah mereka menjadi target sandaran keluhan, sekaligus menitip program kebutuhan masyarakat untuk diperjuangkan di parlemen.

Pada tempat yang sama, staf Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Timur, Fransiskus Duhari menjelaskan terkait soal pupuk bersubsidi yang terkesan langka di tengah masyarakat terutama kelompok tani, dirinya mengaku kalau pupuk bersubsidi dari pemerintah itu tidak langka, yang terjadi di masyarakat adalah data penerimah manfaat yang tidak valid, sehingga banyak anggota kelompok yang tidak kebagian pupuk.

Duhari meminta semua anggota kelompok dicek kembali daftar penerima manfaat, secara aturan dinas pertanian yang berhak menerima pupuk bersubsidi harus masuk menjadi anggota kelompok tani.

Pada kegiatan reses anggota DPRD Partai Golkar Petrus Amporio menyerahkan beberapa unit fasilitas kepada masyakat yakni, 40 unit kursi di gereja Stasi Santu Benediktus Goreng Meni, enam unit alat semprot untuk enam kelompok tani di desa Goreng Meni.

Untuk diketahui penyerahaan fasilitas tersebut sebagai bentuk rasa terima kasih dari Petrus Ampurio untuk masyarakat desa Goreng Meni yang telah menghantar dirinya duduk di kursi DPRD Manggarai Timur, dia mengajak dan berharap agar sama sama mendukung program pemerintah kabupaten Manggarai Timur lima tahun ke depan.(AG/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.