“Ada perlu apa?” tanya Herman dengan mata melotot, setelah ia membuka pintu. “Kiriman dari Ayah,” jawab Olif sambil menunduk. “Kamu siapa?” katanya

Kali ini saya memberi tugas anak-anak kelas 3A agar membawa pohon berikut potnya, supaya mereka mengerti bagaimana pohon bisa hidup dan tumbuh

Ketika pasukan ABRI semakin menjauh dari tepi pantai, lalu mendaki menuju perbukitan, mereka berdecak kagum menyaksikan pemandangan bumi Timor Leste yang menakjubkan.

Menjadi hiburan tersendiri bagi Nyai Dasimah untuk pergi berdiskusi dengan Alit dan bayinya. Ia tersenyum bangga mengingat dan membayangkan Alit di pangkuannya

Sebagai mahasiswi S3 pada jurusan psikologi, sore itu seperti biasa saya mengambil jalan pintas sepulang dari kampus menuju rumah dinas. Sambil mengajar

“Ini pohon ajaib, bentuknya seperti kaktus tapi daunnya mirip dengan lidah buaya,” demikian kata Ayah sambil menyodorkan pohon itu di sebuah pot

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.