Aku adalah waktu.Aku tak berwajah,tapi aku pernah berdiri di belakang Soekarnodan menyaksikan kata “merdeka”lahir seperti api yang jatuh dari angkasa.Aku juga pernah

Aku adalah pohon tua di pekarangan panti jompo,akar-akar ku bersilang seperti tangan para ibuyang menunggu pulang anak-anaknyadengan suara doa yang patah.Setiap 17

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.