RADARNTT, Kalabahi – Hari Pahlawan tahun 2025 mengusung tema “Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan.”
Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tingkat Kabupaten Alor berlangsung khidmat di Lapangan Setda, Kantor Bupati Alor, Senin (10/11/2025).
Upacara diikuti oleh barisan anggota TNI, Brimob, Polres Alor, Satpol PP, serta barisan KORPRI ASN dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Alor.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Plh. Sekretaris Daerah, Obed Bolang, S.Sos. M.AP, Ketua DPRD Kabupaten Alor, Paulus Brikmar, Kepala Kejaksaan Negeri Alor, Pejabat yang mewakili Ketua Pengadilan Negeri Kalabahi, Pejabat yang mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor, para Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Alor, pimpinan instansi vertikal, unsur Pengurus Bhayangkari Polres Alor, Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 1622/Alor, Kelompok Paduan Suara Pelajar dari SMA Negeri 2 Kalabahi, serta tamu undangan lainnya.
Dalam amanat tertulis Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf yang dibacakan oleh Kapolres Alor, AKBP Nur Ahjari, SH, M.H, menyampaikan bahwa kemerdekaan yang dinikmati bangsa saat ini tidaklah datang dengan mudah, melainkan merupakan hasil dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan para pahlawan.
Menteri Sosial menegaskan, ada tiga hal utama yang dapat diteladani dari para pahlawan bangsa, yaitu: Pertama, Kesabaran, dalam menuntut ilmu, menyusun strategi, dan membangun kebersamaan di tengah keterbatasan; Kedua, Semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, dengan menempatkan kehormatan pada manfaat yang ditinggalkan, bukan jabatan yang dimiliki; Ketiga, Pandangan jauh ke depan, yakni perjuangan yang diniatkan untuk generasi mendatang, demi kemakmuran bangsa yang dicintai.
“Darah, tanah, dan air mata para pahlawan adalah doa yang tidak pernah padam. Kini perjuangan kita bukan lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian,” tulis Mensos dalam amanatnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menyalakan semangat perjuangan melalui kerja keras, ketulusan, dan pengabdian nyata, sebagaimana tertuang dalam Astacita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, dan membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.
“Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam dengan bekerja dan memberi dampak nyata bagi bangsa,” tegasnya. (TIM/RN)







