(Sebuah Drama Monolog tentang Lingkungan) Karakter: Seorang nelayan muda (bisa berusia 20-30an) dari desa Tabanio, Tanah Laut. (Panggil gelap. Sorot lampu perlahan
Tag: Heri Haliling
Kolonialisme Ekonomi di Bumi Cenderawasih
Oleh: Heri Haliling Papua, tanah yang menyimpan kekayaan alam luar biasa sekaligus trauma sejarah panjang, kembali menjadi episentrum perdebatan pembangunan nasional. Kehadiran
Purnama Merah di Langit Jakarta
Di antara amuk dan sumpah kebinatangan kepada yang pantas menyandang,Seorang lelaki disemai debu berdiri dengan niat kotak nasi.Di antara jiwa-jiwa yang lelah
Biang Liang
Aku adalah secuil cahaya yang mengambang di antara dua dunia. Bersaput kesucian dari ilahi aku ialah ruh yang bahkan malaikatpun tak mengerti
Peluh Kunjungan Presiden Sine Qua Non 2050
Presiden Negeri Sine Qua Non generasi ke-5, Marudut Nasution memulai kunjungan luar negerinya. Seperti lazim Presiden sebelumnya, agenda pertama kunjungan ialah Negeri
Belajar dari Sang Gagak
Alkisah pada sebuah belantara hutan yang penuh dengan hijau pepohonan dan sungai-sungai yang jernih mengalir dari satu gunung yang menjulang, tampak Bu
Rencana Kurikulum Pelatihan Komponen Cadangan
Oleh : Heri Surahman, S.Pd., Gr. Mampu Menyiasati Pelajar dan Guru yang Kecanduan Ulat Bulu? Salah satu tayangan yang menjadi konsumsi publik
Gelombang menjadi Buih di Tepian
Mau heran tapi ini Negeri Sine Qua Non. Dari yang kupahami, kurang kreatif apalagi negeriku ini. Sejak dalam kandungan gabah, beras sudah
Balada Negeri Sine Qua Non
Tiga hari usai badai jamur api itu membumbung ke langit dan mengendap di stratosfer. Udara susut ke titik terendah. Kelabu jelaga menjelma
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.









