Masa Prapaskah Masa untuk Sembuh

oleh -1261 Dilihat
banner 468x60

ALLAH setiap hari melimpahkan KASIH KARUNIANYA kepada kita. Tak memandang siapa kita, tak memerhitungkan dosa dan kesalahan kita, KASIHNYA dicurahkan kepada kita, asalkan kita mau membuka hati bagi sapaan kasihNya dan membiarkan DIA berkarya di dalam hidup kita. Tentu, satu hal yang harus kita yakini bahwa, DIA akan menjadikan segala-galanya indah pada waktunya, bukan seturut waktu kita tetapi seturut waktu ALLAH. Rencana kita harus kita tempatkan di dalam rencanaNya. Waktu kita ada di dalam DIA. KAPAN dan DIMANA DIA bertindak, kita harus memasrahkan seluruh hidup kita hanya kepada kasih dan kerahimanNya.

Tiga puluh delapan tahun lamanya, si lumpuh menderita sakit. Selalu ada kerinduan untuk sembuh, ketika air di kolam Betesda mulai guncang. Tapi, harapan menjadi pupus, sebab, apa daya, kaki tak bisa digerakkan, ada yang lebih cepat dari dia untuk meraih secercah harapan dan kesembuhan dari percikan air kolam Betesda yang berguncang. Tapi, hari ini di mana sebuah tawaran penuh cinta dan belas kasih keluar dari mulut YESUS, “Maukah engkau sembuh?” membangkitkan harapan, mengobarkan cinta sembari meneguhkan iman si lumpuh. Selanjutnya, kata YESUS kepadanya, “ Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah.” Dan pada saat itu juga, sembuhlah orang sakit itu!

Pengalaman si lumpuh, mungkin juga pernah kita alami dalam hidup kita saat ini. Sekian tahun kita bergulat, bergumul dengan sakit penyakit yang sedang kita derita, baik itu sakit lahiriah maupun sakit batiniah, sakit secara fisik atau sakit secara rohani. Kita menanti dalam nada penuh pasrah Kerahiman ALLAH melimpah dalam hidup kita, memberikan kelegaan dan kesembuhan. Sampai kapan?

Sampai DIA menyatakan kasihNYA kepada kita. Kita tidak tahu kapan itu terjadi, dimana itu terjadi, yang bisa kita lakukan saat ini adalah membuka diri pada KASIH dan KERAHIMANNYA, menyucikan hati kita sedikit demi sedikit dari segala dosa dan kesalahan agar keselamatan yang dari ALLAH sungguh nyata di dalam hidup kita dan kitapun BERSUKACITA.

Sebuah tawaran penuh cinta ditawarkan kepada kita saat ini, “Maukah engkau sembuh”? Tentu kita mau sembuh. Apalagi di tengah badai virus Corona yang eksesnya masih terasa hingga kini, kita mau bumi kita ini sembuh, lingkungan sekitar kita sembuh, anggota keluarga kita sembuh bahkan diri kita ini sembuh.

Lalu, Yesus berkata, Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah. Mari kita bangun dari tidur nyenyak kita yang telah dibuai oleh dosa dan kegelapan. Mari kita angkat hati kita, arahkan hati kita kepada ALLAH. Mari kita berjalan menuju TERANG, menuju kehidupan, menuju sebuah pembaharuan diri yang total. Dan, Yesus pun berkata kepada kita sekali lagi, engkau telah sembuh, jangan berbuat dosa lagi yang lebih banyak dari sekarang, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk.

Mari kita rawat hati kita hanya bagi ALLAH. Jika kita sudah merasa nyaman tinggal di dalam hadirat ALLAH, berdiamlah terus di dalamNya agar segala lemah dan rapuh kita yang membuat kita sering jatuh ke dalam dosa, disirami dengan kasih karuniaNya, memampukan kita untuk berdiri teguh, memandang karya ALLAH yang telah menyembuhkan kita.

TABE MOMANG

Dasar Biblis Yeh. 47:1-9,12; Mzm. 46:2-3,5-6,8-9; Yoh. 5:1-16

Oleh: Reverendus Dominus [RD]. RIANO TAGUNG / Pastor Paroki Hati Maha Kudus Tuhan Yesus Pota

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.