Hadir Dalam Resepsi Perjamuan Tuhan

oleh -861 Dilihat
banner 468x60

DIA memanggil. DIA mengundang. Tiiada hentinya, suaraNYA memanggil dan mengundang kita untuk hadir dalam resepsi Perjamuan kasihNya. Lantas, adakah telinga yang gendangnya bergetar, mendengar suaraNYA? Ataukah, telinga menjadi tuli ketika mendengarkan suara kasihNya memanggil kita???

Satu hal yang mesti kita sadari adalah kita semua dipanggil oleh ALLAH dengan nama kita masing-masing, agar tinggal di dalam KASIHNYA dan hidup sesuai dengan cara dan rancangan kasihNya. Kita semua ada di dalam rencana ALLAH. Sejauh mana kita berlari menjauhi panggilanNya, kita akan ditarik untuk tinggal di dalamNYA. HATI akan selalu gelisah bila kita menolak undangan kasihNya sebab SuaraNya akan senantiasa bergema di dalam kalbu kita, menanti dan menunggu jawaban dari kita. Meski DIA berkuasa atas hidup kita, DIA tetap menghargai kehendak bebas kita untuk menjawab undanganNya. Agar, dengan segala kebebasan dan penuh tanggung jawab, kita mengikutiNYA.

Pada hari ini, YESUS memberikan sebuah perumpamaan tentang perjamuan kawin. Undangan sudah diedarkan. Perjamuan pun sudah siap! Tetapi, apa daya, undangan tidak digubris sama sekali. Semuanya sibuk dengan urusannya masing-masing. Setiap hari, YESUS memberikan undangan kepada kita untuk hadir dan merayakan bersama RESEPSI PERJAMUAN TUHAN dalam PERAYAAN EKARISTI. Akan tetapi, tidak semua orang peduli dengan undangan resepsi ini.

Banyak alasan yang selalu dilontarkan oleh mereka YANG KURANG CINTA KEPADA EKARISTI seperti: PERAYAAN EKARISTI membosankan. Perayaan Ekaristi terkesan membuang-buang waktu. Lebih baik saya menambah jam tidur, jam kerja, berolahraga dari pada mengikuti Perayaan Ekaristi. Selalu saja ada alasan yang kita berikan untuk melegalkan niat kita untuk tidak mengikuti Perayaan Ekaristi.

TUHAN MENGUNDANG KITA untuk SEJENAK, SATU JAM BERSAMANYA DALAM PERAYAAN EKARISTI. Tetapi, keinginan duniawi masih terlalu kuat untuk kita lawan. Kita kalah terhadap nafsu dan keinginan duniawi sehingga PERAYAAN EKARISTI menjadi sangat asing dan memuakan di dalam hidup kita. mengapa hal ini terjadi? ITU TERJADI, KARENA KITA SESUNGGUH KURANG MENCINTAI YESUS! CINTA KITA AKAN YESUS TIDAKLAH SETULUS CINTA YESUS BAGI KITA. Jika kita sungguh mencintai YESUS maka kita akan berani berkorban—berkorban waktu, salah satunya—untuk pergi mengikuti EKARISTI. Bukankah, EKARISTI adalah SUMBER DAN PUNCAK HIDUP KITA?

UNDANGAN SUDAH DIEDARKAN! TOA-TOA PENGERAS SUARA SUDAH DIPASANG. ALLAH MEMANGGIL KITA! MARI KITA BERGEGAS. BIARKAN HATI KITA TERSENTUH OLEH SUARA TUHAN MEMANGGIL, JANGAN KERASKAN HATI KITA UNTUK ABAIKAN SUARA TUHAN. MARI KITA IKUT RESEPSI SEDERHANA YANG TUHAN SIAPKAN INI, tidak ada goyang dj, tidak musik tik tok, tidak ada lagu tabola bale. YANG ADA HANYA SEBUAH PEMBERIAN DIRI YANG TOTAL, DI ATAS ALTAR.

Kamis, 21 Agustus 2025
PERINGATAN WAJIB ST. PIUS X
Dasar Biblis Injil Matius 22:1-14.

Oleh: RD. Riano Tagung, Pr
(Pastor Paroki Hati Maha Kudus Tuhan Yesus Pota)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.