Bertobat Dipanggil untuk Menjadi Setia Lagi

oleh -915 Dilihat
banner 468x60

Dalam hidup kita ini, kita pasti pernah memberikan sebuah janji kepada seseorang, entah itu teman, pacar, saudara atau orang tua. Intinya, janji itu mengikat agar hubungan antara kita dan orang tersebut, terjalin erat satu sama lain. Karena sifatnya mengikat, maka janji mesti dilakukan, dipenuhi apapun keadaan dan tantangan yang dihadapi yang berusaha untuk mengikarinya, janji harus segera dipenuhi.

Dalam bacaan pertama, kita mendengarkan bagaimana Allah berjanji kepada Abraham (kej 17: 3-9). “Dari pihakKu inilah perjanjianKu dengan engkau: Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa. Karena itu, namamu bukan lagi Abram melainkan Abraham karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa….” (Kej 17:4-5).

Selanjutnya Allah berkata kepada Abraham: ”Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjianKu, engkau dan keturunanmu turun temurun” (Kej 17:9). Janji menuntut kesetiaan dari kedua belah pihak, dan itu nyata dalam perjanjian antara Allah dengan Abraham. Abraham setia memenuhi janji Allah dan Allah melimpahkan kasih setiaNya kepada Abraham dengan cuma-cuma. YESUS ADALAH PEMENUHAN JANJI ALLAH YANG TERTINGGI.

Dalam diri Yesus, segala janji Allah terpenuhi. Kita dipanggil untuk MENJADI SETIA dengan segala janji yang telah kita ikrarkan: JANJI PEMBAPTISAN, JANJI PERNIKAHAN, dan segala jenis janji lainnya. Sebagai orang beriman, agar dapat setia pada janji, salah satu cara yang mestinya kita lakukan adalah dengan MENURUTI FIRMANNYA (Yoh 8: 51). Akibat dari kesetiaan kita pada janji Allah ini—setia menuruti Firman Allah—adalah TIDAK AKAN MENGALAMI MAUT SAMPAI SELAMA-LAMANYA (Yoh 8:51).

Marilah kita kembali ke dalam keluarga dan komunitas kita, apakah kita sudah menepati janji kita untuk hidup sebagai anggota keluarga yang baik, setia pada janji pernikahan, setia pada janji pembaptisan kita?

Janji kita saat ini adalah urusan pribadi kita dengan Allah. Kita harus berani bertanya, apakah kita sungguh telah mengikat janji setia kepada Allah? Di dalam komunitas, apakah kita setia pada janji-janji bersama sebagai anggota komunitas? Jika Ya maka kita dipanggil kepada kesetiaan. Persis di sinilah kita mengalami pertobatan yakni setia pada janji.

Dosa terjadi karena kita mengingkari janji kita kepada Allah untuk hidup seutuhnya bagi DIA. Karena itu, kita membutuhkan pertobatan setiap hari, setiap saat, akan janji-ALLAH kepada kita terpenuhi. BERTOBAT ADALAH KUNCI UNTUK BERTUMBUH DALAM KESETIAAN.

TABE MOMANG

Dasar biblis Kej 17:3-9 & Yoh 8:51-59

Oleh: Reverendus Dominus [RD]. RIANO TAGUNG / Pastor Paroki Hati Maha Kudus Tuhan Yesus Pota

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.