Perjamuan Cengkar

oleh -712 Dilihat
banner 468x60

Sekurun saku dan dada
terasa hampa mengikat celaka
untaian-untaian pada tanya
atas siapa dia bertunduk belikat
dan dengung yang dihasilkan oleh lantunan
terus berkelakar sepanjang lorong gelap

Menggema berkelana
di mana sesaat entah kemana
irama bait bukan lagi panduan merangkai perang
melainkan utusan untuk siapa kita menang
awal laga
hanya sebatas kerak ludah
menyia-nyiakan kemarau
pada perjamuan cengkar
ketika langit ditunggangi oleh gunung
yang terasa hamparĀ 

Juli 2025

Oleh: Rifqi Septian Dewantara

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.