Sekurun saku dan dadaterasa hampa mengikat celakauntaian-untaian pada tanyaatas siapa dia bertunduk belikatdan dengung yang dihasilkan oleh lantunanterus berkelakar sepanjang lorong gelap
Tag: Rifqi Septian Dewantara
Ingin Aku Menulismu sebagai Puisi
Jenuh sekali suara di kota-kota, yang lapang hanya pikiran terbuka. Bahkan laut tak pernah bicara ia luas. Dirimu adalah laut, dan puisi-puisiku
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.


