Koruptor Zuhud

oleh -219 Dilihat
banner 468x60

Akulah sang mantan presiden.

Kalian rakyat, harus mengasihani aku, keluarga dan kroni-kroniku, karena sepanjang ribuan kilometer telah kubangun jalan tol dan rel-rel kereta api.

Ratusan trilyun telah dialokasikan anggaran untuk membangun ibukota baru IKN meskipun Bung Karno dulu berwasiat menjadikan Palangkaraya sebagai ibukota.

Jika aku mau, sangat mudah bagiku untuk memperkaya diri sendiri, bukan dengan sibuk memelihara kodok, bebek, kambing dan kuda-kudaku.

Jika aku mau, sangat mudah bagiku untuk memfasilitasi anak dan saudara kerabatku agar mereka memiliki vila-vila megah, segala aksesoris dan mobil-mobil mewah, sebagaimana keluarga Cendana dan Orde Baru, biarpun dana dari BLBI sekalipun.

Bukan dengan mendirikan warung martabak cilok dan gorengan di emperan jalan protokol.

Jika aku mau, mudah saja bagiku untuk membelikan helikopter dan jet pribadi bagi keperluan transportasi sanak familiku.

Meskipun akhirnya, dana sebesar itu telah dialokasikan untuk menambal segala dusta dan kebohonganku selama ini.

Bahkan, para pendukungku, ketika habis uang-uang mereka, tiba-tiba berbalik arah menjadi musuh dan rivalku.

Ada apa dengan semuanya ini?

Kenapa dusta-dusta ini semakin tersingkap?

Kenapa manusia tak mampu sepenuhnya untuk mengontrol segala kejadian di luar dirinya? ***

Oleh: Indah Noviariesta

(Penggiat organisasi Gerakan Membangun Nurani Bangsa (Gema Nusa), penulis esai dan prosa di berbagai media lokal dan nasional, seperti Republika, Suara Merdeka, Kaltim Pos, Bangka Pos, Tangsel Pos, inilampung.com, litera.co.id, ruangsastra.com dan lain-lain)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.