Ibu Kartini adalah pejuang
Yang menulis harapan di tengah gelap
Saat perempuan hanya diminta diam
Ia justru memilih untuk bersuara
Ia percaya perempuan bukan bayangan
Bukan sekadar pelengkap kehidupan
Tetapi manusia utuh yang berpikir
Dan berhak menyatakan kebenaran
Dari gelap yang mengekang langkah
Ia melihat cahaya yang belum nyata
Dan lewat kata-katanya yang jujur
Ia membuka jalan menuju terang
Perempuan, kata hatinya harus berani
Mengambil bagian dalam hidup yang adil
Bukan hanya melihat dunia berjalan
Tetapi ikut menentukan arahnya
Kini terang itu mulai terasa
Meski belum sepenuhnya sempurna
Namun perjuangannya tetap hidup
Dalam setiap perempuan yang berani berdiri
Kupang, 21 April 2026
Oleh: Aprianus Gregorian








