Konflik global semakin saling terhubung, perkembangan di satu wilayah kian memengaruhi keputusan strategis di tempat lain.
Selama ini, bangsa-bangsa di negeri Asia sangat bergantung pada impor energi dari Teluk.
Gangguan itu akan membebani kita semua, ditambah urusan sumber-sumber daya domestik.
Semua itu mendorong kita agar kembali mengindahkan petuah Bung Karno dan bapak bangsa, berdaulat dalam politik dan mandiri dalam ekonomi.
Karena ketika konflik dan perang berlarut-larut, dapat dipastikan sesuai hukum alam danĀ sunnatullah akan terjadi deindustrialisasi besar-besaran, yang memaksa kita agar hidup tegar serta berdiri di telapak kaki sendiri. []
Oleh: Hafis Azhari
Penulis adalah PenelitiĀ historical memory, juga penulis novel Pikiran Orang Indonesia dan Perasaan Orang Banten







