Ketua DPW NTT Ucap Selamat Peresmian Kantor DPP Partai Gema Bangsa

oleh -1275 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kupang – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gerakan Mandiri Bangsa (Gema Bangsa) Nusa Tenggara Timur (NTT), Jonathan Nubatonis mengucapkan selamat atas peresmian kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gema Bangsa di Jakarta.

Jonathan Nubatonis memberikan apresiasi dan ucapan selamat atas peresmian Kantor DPP Partai Gema Bangsa yang mulai resmi berfungsi sebagai dapur informasi dan pusat aktivitas organisasi pada Selasa, 29 April 2025.

“Selamat atas pengresmian Kantor DPP PARTAI GERAKAN MANDIRI BANGSA, PADA HARI INI MINGGU, 29 APRIL 2025, DI JLN. HANG JEBAT IV BLOK IV NO. 3 KELURAHAN GUNUNG, KEC. KEBAYORAN BARU, JAKARTA SELATAN. DOA KAMI SEMOGA KANTOR INI MENJADI SUMBER BERKAT UNTUK KEMANDIRIAN BANGSA. AMIN,” ucap Nubatonis.

Jonathan Nubatonis juga berharap adanya kantor DPP Partai Gema Bangsa semakin membangun mesin partai yang solid dan tangguh menuju perhelatan Pemilu 2029 sebagai partai yang langsung lolos parliamentary threshold (PT) atau ambang batas parlemen.

Ketentuan ambang batas parlemen di Indonesia ditetapkan dalam UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu). Menurut UU Pemilu, ambang batas parlemen di Indonesia adalah 4 persen dari total suara nasional yang sah atau minimal 25 persen dari total suara sah di satu provinsi.

Melansir hukumonline, ambang batas parlemen diterapkan dengan tujuan untuk memperkuat stabilitas politik dan menghindari fragmentasi parlemen yang berlebihan. Karena Indonesia menganut sistem multipartai, maka perlu adanya pusat kontrol bagi pertumbuhan partai politik agar tidak terjadi multipartai yang mengurangi gesekan antara lembaga eksekutif dan legislatif untuk mendukung sistem presidensial.

Partai Gema Bangsa meresmikan Kantor DPP di Jalan Hang Jebat, Jakarta Selatan, Selasa (29/4/2025). Hadir sejumlah perwakilan DPW.

Peresmian kantor ditandai dengan pemotongan rangkaian bunga melati dan potong tumpeng.

Dalam kesempatan peresmian sekaligus halal bihalal dan tasyakuran ini, Ketua Umum Partai Gema Bangsa Ahmad Rofiq menegaskan, skuadnya mendukung suksesi Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Meskipun masuk kategori partai anyar, Gema Bangsa merasa satu frekuensi dengan kebijakan baik yang diusung Pemerintah.

“Partai Gema Bangsa dengan pemerintah berada di dalam satu tarikan napas. Kita memberikan dukungan sepenuhnya kepada Presiden Prabowo. Itu sejalan dengan kita,” kata Rofiq dilansir Rakyat Merdeka.

Aktivis Muhammadiyah ini menjelaskan, sekalipun baru berjalan enam bulan, Pemerintahan Prabowo sudah menunjukkan komitmennya mendongkrak kesejahteraan rakyat melalui sejumlah program kerjanya. Seperti komitmen pemberantasan korupsi hingga Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rofiq bersyukur partainya telah memiliki kantor DPP di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta. Di tempat ini, akan dijadikan pusat pergerakan. Dari persiapan menuju kontestasi Pemilu 2029, hingga meracik program membantu sukses Pemerintahan Prabowo-Gibran. “Dari gedung ini akan lahir kekuatan besar di masa depan,” pekiknya.

Sang Ketum menggaransi, di internal Partai Gema Bangsa diberlakukan kebebasan berekspresi bagi seluruh skuadnya. Harapannya, di kantor ini dapat melahirkan tokoh-tokoh politik yang bisa duduk sejajar dengan politisi Tanah Air.

“Jangan lagi bertanya siapa tokoh di partai ini. Kita semuanya adalah tokoh. Kita memang partai baru, tapi orang-orangnya bukan politisi baru. Ini rahim kelahiran tokoh-tokoh yang sejajar dengan politisi lain. Semoga ini menjadi keuatan utuh, solid, dan bisa diandalkan,” tambahnya.

Rofiq menyebut, Partai Gema Bangsa bukanlah partai baru biasa. Partai ini sudah memiliki badan hukum dan siap menjadi kontestan Pemilu 2029. Pun perjuangannya ingin merealisasikan yang menjadi tagline partai yaitu, ‘Indonesia Mandiri Indonesia Reborn’.

Menurutnya, partai ini ingin mengembalikan kejayaan bangsa di tengah bangsa lain yang dahulu belajar ke Indonesia namun kini sudah maju. Di antaranya, Malaysia dan Singapura. Kenangnya, dua negara itu dahulu belajar ke Indonesia namun kini mereka maju.

“Kini kita tertinggal. Kunci peradaban itu ditentukan pendidikan. Kekuatan teknologi IT kita jauh tertinggal. Kita ingin suatu masa dapat berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah dengan negara-negara maju,” harapnya.

Rofiq memastikan bahwa partainya tidak dibangun dengan cara korporasi. Partai Gema Bangsa, dibentuk untuk membangun demokrasi menjadi lebih baik.

Gema Bangsa, kata dia, menerapkan sistem desentralisasi politik. Yaitu, setiap pengurus daerah mendapatkan hak otonomi daerah untuk berjuang membangun daerahnya dengan gaya tersendiri. Jadi, tidak ada politik mahar, transaksional, atau kutip mengutip. Setiap pengurus bebas dalam berkreasi dan berjuang.

“Kita menginginkan demokrasi bottom up. Kita ingin membagun elite lokal. Dengan memberikan otoritas dari bawah, tentu menciptakan kepemimpinan karakter yang berpihak dan mengabdi,” kata dia.

Dia berpesan, kader Gema Bangsa tak meniru politisi kebanyakan. Yakni menjadikan parpol sebagai kuda troya. Sebagai wadah perebutan kekuasaan tanpa keberpihakan. Gema Bangsa kudu menjadikan kekuasaan untuk mengabdi dan memberi.

“Kita Bangun Gema Bangsa dengan suka cita dan kegembiraan. Mari sama-sama kita merenda masa depan, merajut segala hal baik,” pungkasnya. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.