Cerminan Figur SPK, Kristo Blasin Ajak Relawan SIAGA Berpolitik Santun dan Cerdas

oleh -1363 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kupang – Simon Petrus Kamlasi (SPK) adalah purnawirawan Brigadir Jenderal TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer (Akmil) dan SMA Taruna Nusantara angkatan pertama sosok yang rendah hati, sederhana dan cerdas.

Semua pendukung selalu mencerminkan kepribadian SPK dengan mengedepankan politik santun dan cerdas dalam kerja pemenangan kontestasi politik Pilgub NTT tahun 2024.

Demikian tegas Kristo Blasin Ketua Tim Koalisi Pemenangan tingkat Provinsi NTT pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu (SIAGA) di hadapan sekira 500 Relawan Paket SIAGA di Kota Kupang, dalam tatap muka, Senin (7/10/2024) petang.

Kristo Blasin menjelaskan, Simon Petrus Kamlasi adalah sosok berlatar belakang militer yang rendah hati, sederhana dan cerdas harus menjadi panutan bagi semua pendukung dalam perjuangan mulia meraih kursi NTT Satu dengan cara santun, elegan dan demokratis.

“Pak SPK adalah pribadi yang sederhana, rendah hati dan cerdas. Kita semua harus menjaga ini dalam bersikap yang mencerminkan kepribadian beliau,” tegas Kristo Blasin, disambut riuh tepuk tangan ratusan relawan tanda setuju.

Kristo Blasin juga mengajak para relawan Paket SIAGA untuk mengkampanyekan keunggulan figur, visi, misi dan program kerja pasangan calon sehingga dipahami masyarakat.

“Kita bertugas menjadi corong untuk menceritakan sisi keunggulan paket SIAGA kepada masyarakat sehingga dipahami tanpa menjelekkan atau menjatuhkan yang lain,” tegasnya.

Kristo Blasin meyakinkan para relawan bahwa Paket SIAGA pasti menang di Kota Kupang atas kerja cerdas dan kerja keras semua pendukung baik relawan, partai politik koalisi, keluarga dan semua pihak yang peduli perubahan.

“Kita yakin menang di Kota Kupang untuk itu mari terus bergerak dengan cara santun dan cerdas yang mencerminkan kepribadian figur calon gubernur kita,” tandasnya.

Koordinator Relawan Paket SIAGA Kota Kupang, Thomas Gah menyatakan Paket SIAGA pasti menang di Kota Kupang karena figur SPK hadir membawa harapan penuntasan masalah mendasar masyarakat Kota Kupang dalam hal air bersih dan sampah.

“Kita pastikan Paket SIAGA menang besar di Kota Kupang, karena sosok SPK menyentuh masalah pokok masyarakat yaitu air dan sampah,” tegasnya.

Menurut Thomas Gah, masalah air bersih dan sampah merupakan masalah serius yang mesti ditangani serius oleh pemerintah dengan kebijakan yang kuat dan hal itu nampak dalam visi misi paket SIAGA tentang Tata Kelola Air dan Sampah.

“Paket SIAGA dengan tata kelola air dan sampah akan membawa perubahan di NTT khususnya Kota Kupang sebagai ibukota provinsi NTT,” kata Thom Gah.

Diketahui, pelayanan PDAM kurang maksimal karena distribusi air yang tidak lancar dan kurangnya pemeliharaan operasional. Kapasitas air bersih belum mencukupiProyeksi kebutuhan air bersih Kota Kupang pada tahun 2030 mencapai 695,9 Liter/detik, sedangkan kapasitas air bersih yang tersedia belum mencukupi.

Krisis air bersih dapat menyebabkan diare, kolera, disentri, tifus, hepatitis A, malnutrisi, stunting, dan gizi buruk.

Jumlah pelanggan air bersih di Kota Kupang untuk tahun 2021–2023 adalah 418, 435 rumah tangga, 1.917 untuk instansi pemerintah, 1.927 untuk niaga, dan 13,8 untuk industri.

Air baku yang digunakan di Kota Kupang berasal dari Sumur Bor Alak, Sumur Bor Namosain, Mata Air Oenesu dan Bendungan Tilong.

Distribusi air di Kota Kupang menggunakan sistem gravitasi dan pemompaan.

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi krisis air bersih di Kota Kupang adalah menghemat air, tidak membuang sampah pada saluran air, menanam pohon atau reboisasi, membuat penampungan air hujan. 

Sedangkan masalah sampah, produksi sampah di Kota Kupang per hari mencapai 233 ton. Kondisi ini menjadi masalah sekaligus peluang untuk tata kelola sampah di Kota Kupang.

Paket SIAGA akan menghadirkan pabrik pengolahan sampah di Kota Kupang untuk mengurai masalah sampah menjadi produk bernilai ekonomi.

SPK pernah menegaskan pabrik pertama yang dibangun di NTT adalah pabrik pengolahan sampah di Kota Kupang.

“Kita bangun pertama pabrik pengolahan sampah di Kota Kupang akan mengurai sampah menjadi uang bagi pemilik sampah dan pemulung,” tegas SPK. (TIM/RN)
 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.