Festival Lasiana “Sunset Soundscape”

oleh -497 Dilihat
banner 468x60


RADARNTT, Kupang – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata RI menyelenggarakan Festival Lasiana Sunset Soundscape yang berlangsung sehari pada Rabu (10/12/2025).

Gubernur NTT dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Noldy Pellokila menyampaikan bahwa Festival Lasiana ini adalah bagian dari upaya serius pemerintah untuk menjadikan Kawasan Wisata Lasiana, bukan saja sebagai tempat wisata keluarga dengan kekuatan utama panorama pantai, tetapi Lasiana juga menjadi tempat generasi milenial dan generasi Z mengksplorasi kreativitas seni serta apresiasi diri terhadap budaya lokal.

“Saya berharap agar Festival Lasiana ini dapat menjadi event tetap yang terus berkembang dan mampu menarik minat wisatawan,” pintanya.

Pantai Lasiana sebagai salah satu destinasi wisata yang berada di ibukota Provinsi NTT, tentu banyak orang datang ke Kota Kupang sehingga tidak lengkap kalau tanpa mengunjunginya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Noldy Pellokila menyampaikan bahwa kegiatan Festival yang dipadukan dengan pameran UMKM serta menghadirkan penampil sanggar tari dan Dj adalah bagian dari upaya pemerintah berusaha menjahit semua potensi lokal dalam satu rangkaian kegiatan yang dikemas secara apik.

“Lasiana sebagai tempat wisata utama Kota Kupang harus terus berbenah dan menjadi magnet bagi wisatawan baik masyarakat kota Kupang maupun para tamu yang berkunjung ke Kota Kupang. Lasiana harus menjadi tempat bersemainya semua kreativitas lokal, Lasiana harus jadi etalase mewah dimana semua hasil karya putra-putri NTT diperkenalkan dan mendapatkan panggung apresiasi,” ujarnya.

Agustinus Haki Bano, selaku Panitia penyelenggara dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Lasiana Sunset Soundscape sebagai ajang bertemu ide dan gagasan.

“Lasiana Sunset Soundscape adalah panggung dan ruang tempat bertemunya ide dan ramuan kreativitas yang teraktualisasi dalam bentuk seni tari, suara, dan produk ekraf,” paparnya.

Sementara, salah seorang pengunjung festival, Matheus Misa dalam testimoninya menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan event ini. Lasiana harus terus menjadi ruang kerativitas anak muda.

“Saya berharap agar kegiatan ini bisa lebih disosialisasikan agar semakin banyak orang yang tahu dan dapat hadir menyaksikan kegiatan semacam ini,” tuturnya. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.