Diduga Hoaks Video Pesan Jokowi Titipkan NTT ke Melki-Johni, Justru Diskreditkan Jokowi

oleh -3229 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kupang – Beredar video berisi percakapan mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang berpesan menitipkan infrastruktur yang dibangun pada masa kepimimpinannya di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kepada pasangan calon (paslon) Gubernur nomor urut 2 diduga hoaks dan justru mendiskreditkan ketokohan Jokowi di mata jutaan rakyat.

Pengacara Senior di Kota Kupang, Antonius Ali mengatakan Jokowi sebagai negarawan tidak mungkin bebicara seperti itu, menitipkan provinsi NTT kepada seseorang yang belum tentu terpilih dan NTT bukan milik satu orang tetapi 5 jutaan rakyat yang mendiami seribuan pulau di Tenggara NKRI.

Jokowi juga tidak mungkin cawe-cawe dalam pilkada gubernur NTT yang sedang berlangsung, Jokowi sebagai mantan orang nomor satu di Indonesia akan memberikan kebebasan kepada rakyat untuk memilih pemimpin daerah yang mengurus pembangunan demi kemajuan daerah.

“Sebagai mantan Presiden yang bijak, ia mestinya menyerahkan pilihan pada rakyat NTT bukan apriori serahkan titipkan NTT pada Melky. NTT bukan milik Jokowi, tapi rakyat NTT lah yang berdaulat memilih siapa Gubernur yang dianggapnya sebagai figur terbaik dan paling tepat untuk pimpin NTT. Saya sangsi dan ragu Jokowi bertindak sekonyol ini. Semoga warga NTT cerdas dalam memilih pemimpinnya,” tegas Anton Ali, Senin (11/11/2024) siang.

Ia menegaskan, membangun NTT jangan mengadalkan kedekatan personal yang berpotensi Korupsi Kolusi Nepotisme (KKN) tetapi mendorong inovasi dan kreativitas pemimpin dalam mengoptimalkan potensi daerah untuk memajukan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.

“Bangun NTT jangan andalkan KKN. Agar NTT maju dan mandiri, butuh Gubernur yang kuasai inovasi dan kreasi untuk mengoptimalkan potensi ekonomi baik primer maupun sekunder yang ada di NTT. NTT butuh figur Gubernur berkarakter eksekutor handal yang kuasai tehnologi di bidang pengelolaan air dan energi terbarukan yang hingga kini belum dikelola secara optimal,” tegasnya.

Diketahui, video pertemuan Jokowi bersama Emanuel Melkiades Laka Lena-Johanis Asadoma (Melki-Johni) beredar di media sosial (medsos). Presiden ke-7 Indonesia, Jokowi mengingatkan paslon gubernur NTT nomor urut 2 untuk menyelesaikan kebutuhan air bersih dan pelayanan kesehatan di NTT.

Video berdurasi satu menit itu menunjukkan mereka duduk berhadapan di sebuah ruangan. Jokowi mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana kain hitam. Kemudian Melki mengenakan jas motif adat NTT, sedangkan Johni mengenakan kemeja panjang biru muda.

“Pak Melky dan Pak Johni saya titip NTT. Di sana telah dibangun, seingat saya ada tujuh bendungan. Penting sekali air untuk NTT, itu penting sekali,” ujar Jokowi dalam video, yang dikutip detikbali.

Jokowi lantas meminta Melki-Johni agar melanjutkan pembangunan bendungan yang telah dibangun saat masih jadi presiden, seperti melanjutkan pembangunan irigasi primer, sekunder, dan tersier agar airnya bisa masuk ke sawah petani.

“Sehingga dari bendungan, itu tolong nanti diteruskan, dibangun irigasi primer, sekunder, dan tersiernya untuk betul-betul sampai ke kebun dan sawahnya petani,” kata Jokowi menegaskan.

Kemudian, Jokowi berujar, hal kedua adalah berkaitan dengan bidang kesehatan, seperti rumah sakit yang sudah dibangun di beberapa kabupaten. Ia juga meminta Melki-Johni untuk memperhatikan pelayanan kesehatan agar masyarakat dapat terlayani dengan baik.

“Rumah sakit yang kami sudah bangun dengan bagus di kabupaten-kabupaten, tolong diperhatikan pelayanannya agar masyarakat mendapat pelayanan dengan baik,” beber Jokowi.

Jokowi kemudian meminta Melki-Johni agar meminta dukungan anggaran kepada pemerintah pusat untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur di NTT.

“Minta dukunganlah ke pemerintah pusat untuk infrastrukturnya. Saya rasa itu,” imbuh Jokowi.

Dalam percakapan tersebut, Melki-Johni mengaku siap melaksanakan apa yang sudah disampaikan Jokowi.

“Ya Pak. Terima kasih Pak, kami siap melaksanakannya,” kata Melki-Johni senada. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.