RADARNTT, Kalabahi – Selesai menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUP dr Ben Mboi pada Senin, (2/9/2024) Bakal calon Wakil Bupati Alor Lukas Reiner Atabuy (Rey Atabuy) langsung tancap gas mendaki gunung menggali aspirasi dan menimba inspirasi bersama masyarakat di pedalaman kecamatan Alor Tengah Utara.
Setibanya di Kalabahi Selasa (3/9/2024) jelang siang, rehat sejenak mengambil energi langsung mendaki gunung menemui keluarga dan sahabat di kampung-kampung di dataran nan subur Mainang dan sekitarnya.
“Saya baru tiba Kalabahi dan lagi siap ke Mainang jumpa keluarga,” kata Rey Atabuy via seluler. Selasa (3/9/2024).
Dia mengunjungi beberapa titik di dataran Mainang yang sudah direncanakan sebelumnya.
“Kita kunjungi beberapa titik di Mainang untuk konsolidasi dan komunikasi keluarga dan sahabat yang disana,” tuturnya.
Rey Atabuy memiliki kenangan khusus dengan dataran Mainang yang subur menghijau dan sejuk sepanjang tahun. Baginya, dataran itu cocok buat pengembangan sentra produksi tanaman pangan dan hortikultura dataran tinggi.
“Dataran Mainang sangat cocok untuk kembangkan hortikultura dataran tinggi seperti sayuran, cabai, kentang, wortel, buncis, jeruk dan lain-lain,” beber Rey Atabuy.
Pengalaman Rey Atabuy di WVI-ADP sudah melakukan hal itu dalam skala kecil di dataran Mainang bersama kelompok masyarakat dampingannya.
“Kita sudah pernah melakukan ini saat masih menjadi pendamping WVI-ADP meskipun masih skala kecil dan terbatas kelompok tertentu saja,” ungkapnya.
Ke depannya, kata Rey Atabuy, bisa mereplikasi pengalaman praktek baik ini dalam skala besar dan luas melibatkan pemerintah bersama masyarakat dan dunia usaha.
Menurutnya, pemerintah perlu menjamin ketersediaan seluruh sarana produksi dan infrastruktur agar akses menjadi mudah dan murah.
Mengingat sektor pertanian, perikanan dan kehutanan memberikan kontribusi paling besar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kabupaten Alor sebesar 32,70 persen data BPS 2023.
Menurut penelitian Universitas Gajah Mada, komoditi pertanian di Kabupaten Alor yang merupakan komoditi unggulan adalah padi, jagung, ubi kayu, jambu mente, kemiri, babi dan ikan kembung.
Dan laju pertumbuhan ekonomi dan komoditi pertanian Kabupaten Alor lebih tinggi dibandingkan dengan Propinsi Nusa Tenggara Timur. Data nilai produksi komoditi pertanian yaitu tanaman pangan, perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan, data PDRB dan PDRB per kapita Propinsi Nusa Tenggara Timur dan Kabupaten Alor berdasarkan harga konstan. (TIM/RN)







