RADARNTT, Kupang – Simon Petrus Kamlasi (SPK) akan tetap hadir melayani masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui berbagai kegiatan sosial dan ekonomi produktif terutama di bidang jaga lingkungan dan air, agroindustri, industri olahan produk lokal dan lainnya sesuai potensi lokal daerah masing-masing dalam wadah SPK Foundation.
Lambaga berbentuk Yayasan yang sudah ada sejak lama semasa hidup almarhum ayahnya dalam proses perubahan nama dan struktur kelembagaan menjadi SPK Foundation dan langsung dipimpin oleh Simon Petrus Kamlasi.
“Kita akan terus melayani masyarakat NTT mulai besok, kita bergerak dan beraksi melalui wadah SPK Foundation yang akan dipimpin langsung oleh saya,” tegas SPK dalam acara syukuran dan temu pisah bersama Tim Partai Koalisi, Tim Relawan dan Tim Keluarga Paket SIAGA, Minggu (8/12/2024) malam.
Melayani masyarakat NTT adalah panggilan nurani untuk itu, membangun NTT tidak harus menunggu menjadi gubernur tetapi dengan kapasitas yang dimiliki saat ini akan disumbangkan untuk mewujudkan masyarakt NTT yang maju dan mandiri.
“Ada banyak potensi yang tersedia di masyarakat kita tetapi belum disentuh dan diberdayakan menjadi sesuatu yang bernilai dan mengangkat martabat anak NTT,” tandasnya.
SPK menegaskan, membangun NTT dengan cara NTT, memulai dari apa yang sudah dipahami dan sudah dilakukan masyarakat dengan sedikit sentuhan inovasi dan teknologi untuk memperbesar hasil dan mempercepat pencapaian.
“Kita datang untuk memperbesar hasil dan mempercepat pencapaian dari apa yang sudah ada dan dilaksanakan selama ini,” tegasnya.
Menumbuhkan dan mengembangkan sentra agroindustri dengan model pertanian terintegrasi di Timor, Flores dan Sumba. Memberdayakan masyarakat lokal sebagai pelaku utamanya dengan memberikan kendaulatan mengelola sumber daya alam yang adil antar generasi.
“Kita mulai beraksi besok, tidak akan lama-lama,” tegas SPK disambut riuh tepuk tangan hadirin.
Dalam acara temu pisah yang dihadiri sekira 200 orang anggota tim pemenangan paket SIAGA itu, SPK menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama semua dalam perhelatan Pilkada yang baru lewat.
“Terima kasih kepada semua tim koalisi partai, relawan dan keluarga yang sudah terlibat aktif mendukung paket SIAGA,” ucapnya.
Berkat dukungan dan kerja keras semua maka paket SIAGA menjadi yang diperhitungan dalam kontestasi Pilkada Gubernur NTT dan meraih 30 persen suara.
“Syukur dan terima kasih atas pencapaian ini,” ungkap SPK.
Dia juga memohon maaf jika terdapat hal yang kurang dan menggores perasaan semua anggota tim dan masyarakat NTT, karena belum bisa memuaskan semua.
“Kami mohon maaf jika selama ini ada hal yang menggores perasaan bapak, mama dan seluruh masyarakat NTT,” ujar SPK.
Tampak hadir dalam acara syukuran dan temu pisah itu Ketua Tim Koalisi SIAGA Kristo Blasin, Ketua DPW PKB NTT Aloysius Malo Ladi, Ketua DPW PKS NTT Anwar Hajral, Andrianus Garu, Jonathan Nubatonis, Buche Lioe Bupati TTS Terpilih dan ratusan tim relawan dan tim keluarga. (TIM/RN)







