Simon Petrus Kamlasi Inisiasi Pompa Hidram Atasi Krisis Air Bersih di NTT

oleh -1498 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kupang – Mayjend TNI Simon Petrus Kamlasi menginisiasi pompa hidram untuk mengatasi masalah air bersih di desa-desa provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Melalui program Gerakan Jaga Alam dan Air (GEJALA) dan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD), setidaknya 400 lebih titik pompa hidram sudah dibangun di seluruh NTT, untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat desa yang bertempat tinggal jauh dari sumber air yang letaknya lebih rendah.

Secara teknis pompa hidram menarik air dari tempat yang lebih rendah ke tempat tinggi menggunakan tenaga air itu sendiri.

Pompa hidram adalah pompa air yang bekerja menggunakan hentakan hidrolik air. Pompa hidram dirancang oleh penemu asal Prancis, Josephem Montgolfierem pada abad ke-18.

Prinsip kerja pompa ini menggunakan energi kinetik dari air yang mengalir. Aliran air secara teratur melewati katup.

Terdapat juga versi pompa hidram yang lebih kompleks, yang ditenagai oleh air minum dan menarik air minum dari sumber lainnya.

Ketika menjabat Kepala Staf Korem (Kasrem) 161/Wira Sakti Kupang, Simon Petrus Kamlasi melakukan kunjungan kerja di lokasi pompa hidram di Desa Lela Kabupaten Sikka di wilayah Kodim 1603/Sikka pada Senin, 29 Maret 2024.

Dalam sambutannya Simon Petrus Kamlasi mengatakan, Desa Lela ini salah satu desa yang baik dan bisa menjadi contoh untuk yang lain, kerja sama dengan aparat pemerintah juga berjalan dengan baik.

“Saya sangat senang bisa ketemu dengan masyarakat Lela dan saya bangga Pompa Hidram yang ada di Desa Lela bisa dikembangkan oleh pemerintah desa dan benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat,” ucapnya.

Simon Petrus Kamlasi menyampaikan harapan dengan adanya Pompa Hidram ini dijaga dengan baik agar bermanfaat untuk masyarakat Desa Lela dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.

“Saya hanya minta Pompa Hidram yang ada sekarang dijaga di dan dirawat bersama-sama karena ini untuk masyarakat sendiri, dan apabila ada kendala dengan Pompa Hidram segera laporkan ke Babinsa yang ada di Desa Lela, agar bisa di tindaklanjuti,” ujarnya.

Pada tempat yang sama, Pj. Kepala Desa Lela mewakili suara masyarakat Desa Lela mengucapkan banyak terima kasih kepada Simon Petrus Kamlasi yang sudah menempatkan pompa hidram di desanya.

“Tentu dengan adanya pompa hidram ini kami tidak susah lagi pergi mencari air, berkat kerja keras Babinsa, yang mana pengaduan kami tentang susahnya air sampai terdengar kepada Bapak Kasrem. Dengan adanya Pompa Hidram ini, sekali lagi kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Bapak Simon Petrus Kamlasi khususnya TNI yang sudah peduli dengan keadaan kami warga Desa Lela Kabupaten Sikka,” tutup Pj. Kades Lela

Usai tatap muka bersama warga di lokasi Pompa Hidram di Desa Lela, Simon Petrus Kamlasi juga meninjau Kapela dan lokasi pompa hidram yang menjadi sumber kehidupan masyarakat Lela.

Perlu diketahui bahwa hal ini terkait program yang diinisiasi Simon Petrus Kamlasi yaitu program GEJALA (Gerakan Jaga Alam dan Air) yang mana program tersebut selaras dengan motto TNI AD, ”TNI AD Bersama Rakyat, Bersatu Dengan Alam Untuk NKRI“. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.