Promosi Budaya dan Olahraga Pemprov NTT Gelar Kupang Exotic Run Jazz Festival 2024

oleh -1426 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kupang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerja sama dengan Bank Indonesia Perwakilan NTT, Bank NTT dan Pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) NTT akan menggelar Kupang Exotic Run dan Jazz Festival 2024 sebagai ajang pembinaan atletik dan promosi budaya.

Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia GL Kalake, mengatakan kegiatan Kupang Exotic Run dan Jazz Festival 2024 sebagai ajang pembinaan atletik dan promosi budaya. Khususnya cabang atletik lari yang sudah banyak disumbangkan atlet dari NTT seperti almarhum Eduardus Nabunome, Welmince Sonbai dan Katarina Nesimnasi di level nasional dan internasional.

Kegiatan Kupang Exotic Run dan Jazz Festival akan dilaksanakan Sabtu, 31 Agustus 2024 melibatkan 4300 peserta dari NTT dan luar NTT termasuk dari Jakarta, juga melibatkan sekira 103 kelompok UMKM. Kegiatan berupa lomba lari 5K dan 10K pada pagi hari mengambil titik star dan finis di jalan El Tari depan kantor Gubernur NTT dan penampilan Karakatau Band pada malam hari di halaman depan Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT.

Ayodhia Kalake berharap, kegiatan ini menggali potensi atletik lari di NTT, sebagai ajang promosi budaya dan potensi pariwisata NTT kepada masyarakat luar yang turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Sehingga dapat berdampak ekonomi bagai masyarakat.

“Kita harapkan kegiatan ini dapat menggali potensi atletik yang ada di NTT dan berdampak pada peningkatan ekonomi,” kata Ayodhia Kalake, dalam jumpa pers di pelataran Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, Kamis (29/8/2024).

Menurutnya, kegiatan ini akan memberi sumbangan positif terhadap sektor UMKM karena peserta kegiatan tidak hanya dari NTT tetapi ada dari luar NTT termasuk Jakarta yang tercatat sudah 4300 orang. Mereka butuh akomodasi dan itu mesti disediakan kelompok UMKM.

“Tercatat ada 4300-an pelari yang mendaftar. Tidak hanya dari NTT tapi juga dari luar termasuk dari Jakarta. Kita kira kegiatan ini dapat menjadi wadah pelatihan potensi atlet di cabang olahraga altetik. Apalagi kita akan berlaga di PON Aceh dan Sumut serta menjadi tuan rumah PON 2028,” ujar Ayodhia.

Selain wadah pembinaan atlet, Kupang Exotic Run dan Festival Jazz 2024 juga menjadi momen penting untuk mempromosikan pesona Provinsi NTT dan Kota Kupang. Acara ini dirangkai dengan Jazz Festival Night dan pameran UMKM sebagai upaya untuk meningkatkan citra pariwisata NTT, menarik wisatawan dan memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku ekonomi lokal.

“Disebut eksotik karena kita memasukan unsur budaya dalam event ini, dimana pelari laki-laki akan mengenakan kain pengikat kepala dan pelari wanita mengenakan kain pengikat pinggang yang semuanya bermotif tenun NTT. Selain itu ada juga atraksi budaya,” kata Ayodhia.

Ia memambahkan, untuk Jazz Festival, pihaknya mengundang grup legenda dari Jakarta yakni Krakatau Bsnd. Ini pesta rakyat sesungguhnya jadi tidak dipungut biaya alias gratis.

Pada tempat yang sama, Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT, Agus Sistio Widjajati mengatakan, Kupang Exotic Run dan Jazz Festival 2024 memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian NTT yang berkelanjutan. Mulai dari sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, hingga UMKM.

Menurutnya, BI selalu konsisten untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang ada di NTT. Ini menjadi satu momentum bagaimana pertumbuhan NTT akan bergerak maju di tahun yang akan datang.

“Dalam olahraga lari ada simbol kebersamaan dan simbol sinergi. Kita harus berlari mengejar pertumbuhan yang lebih tinggi dari nasional. Dan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, Pemprov NTT tidak mungkin sendiri, tapi bersinergi dengan semua pihak,” ungkap Agus Sistio Widjajati.

Menurut Plt. Direktur Utama Bank NTT, Johanis Landu Praing, kegiatan ini mempunyai efek domino yang luar biasa. Karena selain pembinaan atlet, juga memberikan nuansa positif bagi pertumbuhan ekonomi NTT.

Landu Praing berharap kegiatan eksotik bisa berlangsung setiap tahunnya, sehingga bisa memperkenalkan pariwisata di NTT. Sebab pariwisata merupakan sektor utama yang dapat menggerakkan sektor lainnya.

“Yang terpenting kegiatan ini dapat memberikan pertumbuhan ekonomi dan dampak positif bagi pengembangan usaha UMKM kita ke depan,” tandasnya.

Pemprov NTT juga berkolaborasi dengan BI dan Bank NTT melaunching donasi untuk tiga pelari NTT yang melegenda yakni Almarhum Eduardus Nabunome, Welmince Sonbai dan Katarina Nesimnasi. Penjabat Gubernur NTT, Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT dan Plt. Direktur Utama Bank NTT menjadi orang pertama yang menyalurkan donasi melalui kanal QRIS. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.