RADARNTT, Kupang – Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi NTT, Donatus Djo menyatakan mendukung perjuangan moratorium pinjaman daerah pemerintah provinsi NTT di PT SMI yang disampaikan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu atau Paket SIAGA.
Menurutnya moratorium pinjaman daerah pemerintah provinsi NTT di PT SMI adalah gagasan yang bagus dengan melihat kondisi keuangan negara (daerah) dan kebijakan politik.
“Ini gagasan yang bagus demi pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan di daerah ini,” tegas Donatus Djo, belum lama ini di Sekretariat DPW PKB Provinsi NTT.
Moratorium hutang atau pinjaman, kata Donatus Djo, bukan sesuatu yang tidak mungkin dengan skema penundaan pembayaran pokok dan bunga pinjaman untuk sementara waktu dan moratorium hutang bisa berupa penghentian total atau sebagian.
“Dalam hukum kepailitan, moratorium adalah jeda yang diamanatkan secara hukum dalam penagihan utang dari kreditor,” jelas Alumnus STIE Oemathonis.
Donatus Djo berharap Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu bisa merealisasikan gagasan tersebut saat memimpin NTT, karena penggunaan pinjaman itu sudah digunakan dan bermanfaat membangun berbagai ruas jalan provinsi di NTT dan sudah dinikmati masyarakat.
“Anggaran pinjaman daerah itu sudah bermanfaat membangun infrastruktur jalan provinsi yang dinikmati masyarakat,” tegas putra Nagekeo itu.
Donatus Djo menegaskan, pentingnya infrastruktur jalan untuk meningkatkan mobilitas barang dan orang serta mempercepat pengiriman logistik.
Menurut data BPS per September 2024 masih terdapat 357,49 kilometer jalan provinsi di NTT yang dalam kondisi rusak berat, dari total panjang ruas jalan provinsi 2.650 kilometer. (TIM/RN)







